Berkunjung ke Sukabumi, Nusron Wahid Sebut 3.500 Perusahaan Kuasai Lahan HGU dan HGB

- Penulis

Rabu, 16 April 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

LITERASI MEDIA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid beberkan penguasaan lahan berstatus Hak Guna Usaha (HGU), dan Hak Guna Bangunan (HGB) saat ini di Indonesia.

“Faktanya HGU Sawit dan HGU Non Sawit, kemudian HGB harus ditata ulang karena posisinya 46 persen dikuasi 3.500 perusahaan. Kalau didetailka itu terafiliasi ke 60 perusahaan,” tegas Nurson Wahid Hal saat menghadiri pengajian umum, di Pondok Pesantren Syamsul Ulum, Kota Sukabumi, pada Rabu (16/4).

Baca Juga :  Bukan Sekadar Legislator, Iman Adinugraha Jadi Sandaran Warga di Saat Sulit

Nusron Wahid menyatakan akan melakukan pemerataan atas ketimpangan penguasaan lahan di Indonesia tersebut.

“Ini mencerminkan belum adanya unsur pemerataan dan keadilan dalam dimensi distribusi pemanfaatan lahan lahan yang ada,” ucap Nusron Wahid.

Ia mengaku akan berupa semaksimal mungkin lahan lahan yang tersisa dan belum berstatus HGU atau HBG dimanfaatkan oleh pelaku ekonomi baru.

“Kami sebagai menteri ATR/ BPN akan berusaha bagaimana semaksimal mungkin, lahan lahan yang tersisa ini. Di sinilah pentingnya pelaku-pelaku usaha yang lebih beragam agar tercipta pemerataan, keadilan, dan kesinambungan ekonomi,” jelas Nusron Wahid.

Baca Juga :  AMP Geruduk Kantor BPN Sukabumi, Desak Audit PTSL dan Tindak Oknum Terlibat Mafia Tanah

Lanjut Nusron Wahid, bukan berarti pengambilan lahan yang telah dikuasai, tetapi mendorong pengusaha dan kekuatan masyarakat agar berperan menciptakan ekonomi baru.

“Yang terjadi saat ini adalah minat terhadap pengelolaan lahan hanya didominasi pihak-pihak tertentu, sehingga perlu adanya keterlibatan lebih luas dari berbagai unsur masyarakat,” pungkasnya. (Kio).

Berita Terkait

Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG
DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik
Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN
Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 17 Mei 2026, Hujan Ringan di Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini 16 Mei 2026, Waspada Hujan di Siang Hari!
Kasus Korupsi Chromebook Rp2,18 Triliun, Eks Mendikbudristek Dituntut 18 Tahun Penjara
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:47 WIB

Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:28 WIB

DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:58 WIB

Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:00 WIB

Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup

Senin, 25 Mei 2026 - 09:27 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari

Berita Terbaru