Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Istimewa)

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Istimewa)

LITERASI MEDIA – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengultimatum para pengusaha rokok ilegal. Dia menegaskan pemerintah akan menutup seluruh pabrik rokok ilegal tanpa kompromi setelah skema baru struktur cukai diberlakukan.

Langkah tegas ini diambil sebagai respon atas berakhirnya masa toleransi bagi pelaku usaha yang tidak mengikuti ketentuan. Dilansir dari berbagai sumber, penyesuaian layer cukai disiapkan sebagai sarana bagi pengusaha rokok ilegal untuk beralih ke jalur resmi sebelum penegakan hukum total diterapkan.

Purbaya menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih memberikan ruang yang sangat terbatas bagi para pelaku industri tersebut. Namun, ketersediaan opsi legalitas melalui penambahan struktur layer akan diikuti dengan sanksi penutupan paksa bagi mereka yang tetap membandel.

Baca Juga :  Cek Disini! Prakiraan Cuaca Jawa Barat 2 September 2025

“Nanti setelah itu (layer cukai baru) berlaku, tidak ada lagi perusahaan rokok ilegal yang kami diamkan. Begitu ketahuan, tutup,” tegasnya.

Pemerintah menilai fase transisi ini menjadi kesempatan terakhir bagi pelaku usaha untuk mematuhi regulasi negara. Purbaya menekankan bahwa otoritas tidak akan lagi melakukan pembiaran begitu infrastruktur kebijakan yang baru telah siap diimplementasikan secara luas.

“Sekarang masih ada semacam kelonggaran sedikit. Tapi begitu sudah terbuka, mereka harus masuk. Kalau tidak, kami tutup dengan tegas,” kata Purbaya.

Selain industri tembakau, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga sedang memperluas jangkauan operasi penindakan terhadap peredaran narkotika guna memperkuat penerimaan negara dan kepatuhan hukum.

Pelaksana Harian Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Ferry Ardianto, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merampungkan rincian teknis dari skema penambahan layer tersebut. Fokus utama saat ini terletak pada durasi masa transisi yang akan diberikan kepada para pelaku usaha untuk beradaptasi.

Baca Juga :  DPRD Ingatkan Perusahaan di Sukabumi Wajib Lengkapi NIB, PBG, dan Dokumen Lingkungan

“Kami akan memberikan kesempatan untuk kemudian akan dilakukan perlindungan strategi sebagai mereka yang masih di luar sistem setelah penambahan layer cukai ini dilakukan,” pungkasnya.

Hingga Maret 2026. Penindakan rokok ilegal telah dilaksanakan sebanyak 3.851 kali naik 26,7 persen year-on-year, dengan jumlah rokok ilegal yang diamankan mencapai 422 juta batang atau 66,4 persen year-on-year. Lalu dari sisi penindakan Narkotika telah dilaksanakan sebanyak 325 kali dengan barang bukti mencapai 1,27 ton. (***)

Berita Terkait

Dari Istana Presiden untuk Sukabumi, Refleksi Diren Pandimas tentang Semangat Generasi Muda
BPS Catat Inflasi Kota Sukabumi 2,47 Persen, Harga Pangan Masih Aman
Jadi Anggota Paskibraka Upacara Istana Dapat Honor dan Bonus? Ini Besarannya
Siap-siap! Pemerintah Bakal Kejar Potensi Pajak dari Pemilik Rumah yang Disewakan
DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Tambahan Anggaran, Tirta Jaya Didorong Lebih Profesional
Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG
DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik
Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Dari Istana Presiden untuk Sukabumi, Refleksi Diren Pandimas tentang Semangat Generasi Muda

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:10 WIB

BPS Catat Inflasi Kota Sukabumi 2,47 Persen, Harga Pangan Masih Aman

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Jadi Anggota Paskibraka Upacara Istana Dapat Honor dan Bonus? Ini Besarannya

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Siap-siap! Pemerintah Bakal Kejar Potensi Pajak dari Pemilik Rumah yang Disewakan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:20 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Tambahan Anggaran, Tirta Jaya Didorong Lebih Profesional

Berita Terbaru