Triwulan I, DPMPTSP Sebut Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Capai Rp585 Miliar

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP Kota Sukabumi, Andri Firmansyah. Foto: Boy.

Kepala DPMPTSP Kota Sukabumi, Andri Firmansyah. Foto: Boy.

LITERASI MEDIA – Laju pertumbuhan investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Kota Sukabumi menunjukkan tren yang positif. Pada triwulan I, total nilai investasi PMDN yang masuk sebesar Rp585.643.895.111, dari target yang telah ditetapkan di 2026 sebesar Rp1.265.757.676.669.

Berdasarkan data yang diperoleh, laju pertumbuhan investasi PMDN di Kota Sukabumi itu dari sektor
Industri produk makanan 11,4 persen, pedagang eceran berbagai macam barang yang terutama makanan, minuman atau tembakau bukan di minimarket/supermarket/hypermarket (tradisional) 10,9 persen, dan pedagang eceran makanan lainnya 4,9 persen.

“Alhamdulillah, laju pertumbuhan investasi PMDN pada triwulan I di tahun ini itu cenderung meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jadi di 2025 itu 23,75 persen, sedangkan di 2026 itu sudah 46,27 persen,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, Andri Firmansyah, pada Jumat (10/4).

Baca Juga :  Iman Adinugraha Bongkar Praktik Pungli Tenaga Kerja Sukabumi Saat Kunker Komisi VII

Secara umum, kata Andri, investasi merupakan kegiatan penanaman modal dalam bentuk aset tertentu, dengan tujuan agar nilai aset tersebut meningkat dari waktu ke waktu.

“Nah maka dari itu, kami terus berupaya mempromosikan berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki Kota Sukabumi sebagai daerah tujuan investasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, salah satu strategi yang dilakukan yaitu dengan memberikan kemudahan pelayanan serta mengikuti arahan dan kebijakan dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Laka Lantas di Kota Sukabumi, Truk Tronton Seruduk Sejumlah Kendaraan Hingga Nyaris Tewaskan Warga

“Kami juga meyakinkan investor bahwa Indonesia, termasuk Kota Sukabumi di dalamnya, merupakan destinasi investasi yang menarik. Kami melakukan pendampingan dalam proses perizinannya,” jelasnya.

Andri menyampaikan, sistem pelayanan perizinan dan penanaman modal saat ini telah didukung oleh aplikasi Online Single Submission (OSS). Aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan serta mempermudah pelaku usaha dalam mengurus perizinan.

“Aplikasi OSS ini terintegrasi secara nasional, dapat diakses kapan saja dan dari mana saja. Alhamdulillah sejauh ini berjalan lancar dan para pelaku usaha merasa sangat terbantu,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota
Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik
Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi
Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih
Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang
Kelurahan Gunung Puyuh Genjot Pendapatan Pajak Lewat Inovasi Mawar Bajak
10 Trofi dan 3 Gelar Beruntun! Persib Resmi Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia
Persib Juara, Flare Menyala di Sukabumi! Euforia Bobotoh Tak Terbendung
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:54 WIB

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota

Senin, 25 Mei 2026 - 23:10 WIB

Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WIB

Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:35 WIB

Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Berita Terbaru