Milangkala ke-7 Paguyuban Padjadjaran Anyar, Panggung Budaya dan Kritik Sosial

- Penulis

Minggu, 27 Juli 2025 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penutupan Milangkala ke-7 Paguyuban Padjadjaran Anyar di Palabuhanratu meriahkan budaya, meski Abah Firman kecewa kepala daerah tak hadir.

Penutupan Milangkala ke-7 Paguyuban Padjadjaran Anyar di Palabuhanratu meriahkan budaya, meski Abah Firman kecewa kepala daerah tak hadir.

LITERASI MEDIA – Penutupan Milangkala ke-7 Paguyuban Padjadjaran Anyar yang dipimpin Abah Firman berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya, di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (27/7).

Acara penutupan ini dimeriahkan oleh sejumlah paguron atau perguruan silat dan seni dari berbagai daerah. Mereka menampilkan beragam atraksi budaya tradisional, termasuk pertunjukan debus yang menjadi pusat perhatian pengunjung.

Abah Firman, Ketua Paguyuban Padjadjaran Anyar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah hadir dan berkontribusi dalam kegiatan milangkala tersebut.

“Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih kepada Disbudpora, Dinas Pariwisata, Camat Palabuhanratu, Kesbangpol, serta para penggiat budaya di Sukabumi, khususnya Palabuhanratu, yang telah hadir di milangkala Paguyuban Padjadjaran Anyar ke-7 dan sekaligus acara penutupan ini,” ujar Abah Firman.

Baca Juga :  Hasil Operasi Gabungan, 13.860 Batang Rokok Ilegal Berhasil Diamankan di Kota Sukabumi

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari unsur legislatif. Dua anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita dari Fraksi PKB dan Junajah Jajah dari Fraksi PDIP, turut hadir dalam acara tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada para anggota dewan yang sudah mendukung dan menghadiri kegiatan ini. Harapannya ke depan pemerintah bisa lebih maksimal dalam mendukung kegiatan budaya, baik dari segi anggaran maupun dukungan moral,” tambahnya.

Beberapa padepokan yang hadir di antaranya Ikatan Betawi (Isbat), Dada Lipati, Sukma Sunda, DPKB Banten, dan tokoh budaya dari Bandung, Kang Ari Tulang.

Namun demikian, Abah Firman mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakhadiran kepala daerah dalam rangkaian acara, meskipun undangan sudah disampaikan sejak jauh hari.

Baca Juga :  Dinkes Kota Sukabumi Dukung Penguatan Gerakan Pramuka melalui Kepengurusan Baru

“Kami sudah mengundang Bupati dan Wakil Bupati sejak awal, juga pihak Gubernur Jawa Barat melalui sekretaris pribadinya. Tapi hingga penutupan tidak ada konfirmasi atau kehadiran. Tentu saja saya sangat kecewa,” tegasnya.

Di akhir acara, Abah Firman menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya serta menghormati jasa para leluhur.

“Jangan pernah meninggalkan sejarah. Milangkala ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghormatan kepada para leluhur yang dulu membangun dan membuka Palabuhanratu,” tandasnya.

Kegiatan milangkala ini menjadi momentum tahunan yang bukan hanya mempererat silaturahmi antar penggiat budaya, tetapi juga pengingat akan nilai-nilai budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan. (***)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru