LITERASI MEDIA – Polres Sukabumi Kota mengungkap motif di balik kasus penganiayaan atau pengeroyokan yang menewaskan seorang pria berinisial RZ (30) di wilayah Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Sukaraja, tepatnya di depan pool bus MGI, pada Sabtu (2/5) sekitar pukul 17.30 WIB.
Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Rulli, menjelaskan bahwa aksi kekerasan tersebut diduga kuat dipicu oleh dendam lama antara korban dan salah satu pelaku berinisial M.
Menurutnya, sehari sebelum kejadian, korban diduga terlibat penganiayaan terhadap M di kawasan Goalpara, yang menyebabkan luka robek di bagian wajah hingga harus mendapatkan sepuluh jahitan.
“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa ini berawal dari perselisihan antara korban dengan seorang saudara M yang dipicu kejadian sehari sebelumnya,” ujar Ipda Ade, dalam keterangan resminya, Minggu (3/5).
Ia menyampaikan, insiden mematikan itu bermula saat korban melintas di lokasi kejadian menggunakan kendaraan roda tiga pengangkut sampah. Saat itu, korban diteriaki oleh M, hingga terjadi cekcok yang kemudian berujung pada aksi pengeroyokan.
“Korban sempat berhenti dan mendekat ke area pool bus. Di situlah terjadi pemukulan secara bersama-sama oleh para pelaku,” jelas Ade.
Warga yang melihat kejadian sempat berupaya memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Rumah Sakit Hermina. Namun, sesampainya di depan rumah sakit, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.
“Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim Inafis mengungkap bahwa korban mengalami luka serius, termasuk tiga luka tusuk di bagian tubuh serta luka memar dan robek di area wajah,” ungkapnya.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain pisau karter, telepon genggam milik korban, sepatu bot, serta kendaraan roda tiga yang digunakan korban. Selain itu, ditemukan pula botol minuman keras jenis intisari di sekitar TKP.
Hingga saat ini, polisi masih memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. Tim gabungan yang dipimpin Kapolsek Sukaraja, Kompol Aguk Khusaini, telah melakukan pengamanan lokasi, pemeriksaan saksi, serta pengumpulan bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV).
“Para pelaku masih dalam proses pengejaran. Kami berkomitmen untuk segera mengungkap dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat,” tegasnya.
Sementara itu, jenazah korban telah menjalani pemeriksaan awal oleh tim identifikasi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Polisi memastikan kasus ini akan ditangani secara serius hingga tuntas. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









