LITERASI MEDIA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah sekaligus penyembelihan hewan kurban pada Rabu (27/5), sebagai bagian dari penguatan pembinaan spiritual dan sosial bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Sukabumi itu diikuti oleh petugas serta warga binaan. Salat Iduladha dipimpin oleh Ustadz Baden Badrudin dari Kementerian Agama Kota Sukabumi yang juga bertindak sebagai khatib.
Dalam khutbahnya, Ustadz Baden menegaskan bahwa ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan semata, melainkan juga menjadi sarana meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial.
“Ibadah kurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya berbagi kepada sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan apel persiapan penyembelihan hewan kurban yang dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono.
Dalam arahannya, Budi menekankan pentingnya kesiapan petugas, kebersihan lingkungan, serta pengawasan keamanan selama proses penyembelihan berlangsung.
Pada Iduladha tahun ini, Lapas Sukabumi menyembelih satu ekor sapi dan 11 ekor kambing. Proses penyembelihan turut melibatkan 16 warga binaan yang sebelumnya telah melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).
Pihak Lapas memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib dengan pengawasan ketat, terutama terhadap penggunaan alat-alat penyembelihan. Setelah kegiatan selesai, petugas bersama warga binaan juga melakukan pembersihan area dan peralatan sebagai bagian dari penerapan disiplin dan kebersihan lingkungan.
Menurut Budi, momentum Iduladha menjadi bagian penting dalam membangun karakter warga binaan melalui nilai-nilai spiritual dan sosial. Melalui kegiatan ini, kata dia, pihaknya ingin menunjukkan bahwa proses pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian sosial yang selaras dengan motto Dirjenpas, Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat
“Hari Raya Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan baik bagi petugas maupun warga binaan,” kata Budi.
Daging kurban selanjutnya didistribusikan kepada petugas, stakeholder, masyarakat sekitar lapas, serta dimanfaatkan sebagai tambahan menu makan bagi warga binaan.
Suasana kebersamaan juga terasa melalui kegiatan makan siang bersama dan santap sate hasil olahan daging kurban yang diikuti petugas dan warga binaan.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Sukabumi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga memberikan manfaat sosial nyata bagi masyarakat luas. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









