LITERASI MEDIA – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan warga Gang Rukun RW 10, Kelurahan/Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.
Warga setempat mulai menggelar berbagai perlombaan tradisional pada Minggu (9/8). Kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh anak-anak hingga orang dewasa.
Sejumlah perlombaan digelar untuk memeriahkan suasana, di antaranya lomba tiup gelas, memindahkan air ke dalam botol menggunakan spons, memasukkan bendera ke dalam botol, mancing kerupuk, sendok bola, memindahkan air menggunakan kaki, dan berbagai perlombaan tradisional lainnya.
Meski kegiatan digelar dengan sederhana, kemeriahan perlombaan tetap semakin terasa dengan hiasan bendera Merah Putih, umbul-umbul, serta alunan musik di sekitar lokasi kegiatan.
Tak hanya perlombaan, warga RW 10 juga telah menyiapkan kegiatan jalan santai yang menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan warga setiap perayaan HUT RI. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada (17/8) dan akan dimeriahkan dengan berbagai hadiah atau doorprize.
Sementara itu, sejumlah perlombaan lainnya akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang hiburan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
Ketua RW 10, Awan Munawar, mengatakan kegiatan perayaan HUT RI tidak semata-mata menjadi ajang hiburan. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan semangat gotong royong masyarakat.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong sangat terasa dalam perayaan kali ini. Semoga kegiatan seperti ini terus dilestarikan setiap tahunnya,” kata Awan, kepada literasimedia.com.
Awan mengakui, kebutuhan anggaran menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan. Meski demikian, panitia tetap berupaya agar berbagai agenda yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.
“Ya, tentunya kami juga terus berupaya menyukseskan kegiatan ini agar pelaksanaan perlombaan dapat berjalan sesuai dengan kemampuan,” tandasnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









