Stabilkan Harga Pangan dan Tekan Inflasi, Pemkot Sukabumi Targetkan GPM di 35 Lokasi

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Program yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi itu ditargetkan digelar di 35 lokasi yang tersebar di sejumlah kecamatan sepanjang tahun ini.

Pelaksanaan GPM berlangsung di kawasan Cipelang Herang, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Selasa (11/8). Kegiatan tersebut dipantau langsung Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki.

Dalam kegiatan itu, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pangan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan daging ayam dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, mengatakan GPM merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi tekanan inflasi.

Menurutnya, pelaksanaan GPM kali ini menggunakan anggaran yang bersumber dari hadiah penghargaan yang diterima Pemkot Sukabumi setelah meraih peringkat terbaik kedua dalam pengendalian inflasi tingkat Jawa-Bali dari Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga :  MoU Pemkot Sukabumi–BTN, Dorong Akses Pembiayaan dan UMKM

“GPM kami dorong untuk terus berlanjut karena manfaatnya tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga mampu menggerakkan aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar,” kata Ayep.

Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pelaksanaan GPM juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut Ayep, keterlibatan UMKM dapat membuka peluang pemasaran produk sekaligus meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat.

“GPM bukan hanya instrumen untuk membantu masyarakat mendapatkan pangan murah. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi UMKM untuk berjualan sehingga perputaran ekonomi di sekitar lokasi dapat semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Sukabumi, Ade Darmawan, mengatakan pihaknya menargetkan GPM dapat dilaksanakan di 35 lokasi di berbagai wilayah Kota Sukabumi.

Frekuensi pelaksanaan juga akan ditingkatkan. DKP3 menargetkan kegiatan tersebut dapat berlangsung sekitar empat hingga delapan kali setiap bulan.

Baca Juga :  DPC PKB Kota Sukabumi Gelar Muscab ke-VI, Agus Samsul: Fokus Konsolidasi dan Target Peningkatan Kursi

“Frekuensi pelaksanaan akan kami tingkatkan agar masyarakat di berbagai wilayah Kota Sukabumi memiliki akses yang lebih mudah terhadap bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau,” kata Ade.

Ade menyebutkan, komoditas yang tersedia dalam kegiatan GPM antara lain beras, minyak goreng, dan daging ayam. Harga sejumlah komoditas tersebut ditawarkan di bawah harga pasar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, perluasan lokasi dan peningkatan frekuensi GPM diharapkan turut menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Sukabumi.

Di sisi lain, keterlibatan UMKM menjadi salah satu nilai tambah dalam pelaksanaan program. Pelaku usaha lokal dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan penjualan.

“GPM kami harapkan tidak berhenti sebagai program pengendalian inflasi, tetapi juga mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan baik oleh konsumen maupun pelaku usaha,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

DPRD Kota Sukabumi Belum Setujui Pinjaman Rp240 Miliar, Masih Kaji Urgensi dan Dampak Fiskal
Semarak HUT ke-81 RI, Warga RW 10 Gunungpuyuh Sukabumi Gelar Aneka Lomba Tradisional
Lindungi Generasi Muda, Ayep Zaki Ajak Orang Tua Sukseskan Pelaksanaan BIAS 2026
Stiker Tunggakan Pajak Dicabut dari Resto Skilo, BPKPD Sukabumi Ungkap Komitmen Berikutnya
Bukan Sekadar Perayaan, Lapas Sukabumi Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial
Lapas Sukabumi Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba Olahraga dan Permainan Tradisional
Semarak HUT ke-25, Demokrat Kota Sukabumi Bersihkan Masjid Agung dan Alun-alun
Wali Kota Sukabumi Lantik 24 Pejabat, Perkuat Birokrasi Berbasis Merit dan AI
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Stabilkan Harga Pangan dan Tekan Inflasi, Pemkot Sukabumi Targetkan GPM di 35 Lokasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:17 WIB

DPRD Kota Sukabumi Belum Setujui Pinjaman Rp240 Miliar, Masih Kaji Urgensi dan Dampak Fiskal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Warga RW 10 Gunungpuyuh Sukabumi Gelar Aneka Lomba Tradisional

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Stiker Tunggakan Pajak Dicabut dari Resto Skilo, BPKPD Sukabumi Ungkap Komitmen Berikutnya

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Bukan Sekadar Perayaan, Lapas Sukabumi Isi HUT ke-81 RI dengan Aksi Sosial

Berita Terbaru