Pemkot Sukabumi Perkuat Tata Kelola Inovasi Daerah Menuju IGA 2025

- Penulis

Kamis, 24 Juli 2025 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat memberikan sambutan dalam bimtek pelaporan inovasi daerah yang dilaksanakan di Bappeda, pada Kamis (24/7). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat memberikan sambutan dalam bimtek pelaporan inovasi daerah yang dilaksanakan di Bappeda, pada Kamis (24/7). Foto: Humas Pemkot Sukabumi.

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan melalui penguatan sistem pelaporan inovasi daerah sebagai bagian dari proses penilaian Innovative Government Award (IGA) tahun 2025.

Komitmen ini ditunjukkan dengan penyelenggaraan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pelaporan inovasi daerah yang dilaksanakan di Bappeda, pada Kamis (24/7).

Bimtek ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaporan inovasi yang terukur, akuntabel, dan selaras dengan arah kebijakan nasional.

Dalam arahannya, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa birokrasi di Kota Sukabumi harus menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program strategis nasional.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya menyelaraskan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) agar mendukung lahirnya birokrasi profesional yang bebas dari praktik politik.

“Birokrasi harus fokus pada pelayanan, bukan menjadi alat politik. Profesionalisme adalah pondasi,” tegasnya.

Ia juga mendorong lahirnya birokrasi wirausaha (entrepreneurial bureaucracy), yang mampu menghasilkan kemandirian fiskal melalui penguatan kinerja BLUD dan BUMD.

Baca Juga :  Bappeda Kota Sukabumi Matangkan Konsep Rehabilitasi Gedung Aher

“Tidak boleh ada lagi BUMD yang merugi. Kita harus menjadikannya lokomotif peningkatan PAD,” ujarnya.

Ia menyebutkan, inovasi yang dibutuhkan adalah yang praktis, menyentuh kebutuhan masyarakat, dan mampu menyelesaikan persoalan layanan publik secara konkret.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian utama dalam pengembangan inovasi antara lain pengelolaan sampah, pasar, parkir, tata ruang, serta pelayanan air bersih oleh PDAM.

Inovasi yang dikembangkan juga harus berbasis data dan mendukung pencapaian target RPJMD Kota Sukabumi. Wali Kota menekankan bahwa setiap SKPD wajib menyusun laporan inovasi dengan standar kinerja tinggi.

Selain menata sistem internal, ia juga mendorong kolaborasi kreatif dengan berbagai pihak, termasuk kementerian, sektor swasta, hingga pemanfaatan potensi wakaf.

Menurutnya, kemitraan multisektor akan menjadi penguat bagi terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Ia pun menargetkan bahwa dalam dua hingga tiga tahun ke depan, seluruh perangkat daerah Kota Sukabumi harus bekerja maksimal dalam mengembangkan inovasi lintas sektor.

Baca Juga :  Pemkot Sukabumi Gelar Workshop Optimalisasi Dana Transfer ke Daerah

Hal ini menjadi bagian dari upaya besar untuk menjadikan Sukabumi masuk dalam jajaran 10 besar kota terinovatif di Indonesia dalam ajang IGA.

Bimtek ini juga menjadi ruang dialog terbuka bagi para pemangku kepentingan daerah untuk menyampaikan gagasan, kendala, serta strategi pelaporan inovasi yang tepat sasaran.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi titik tolak transformasi kinerja birokrasi,” tegasnya.

Dengan pelibatan aktif semua unsur pemerintahan, mulai dari tingkat kelurahan hingga SKPD, Kota Sukabumi diyakini mampu mewujudkan reformasi tata kelola yang partisipatif dan inovatif.

“Inovasi tidak harus mahal dan rumit, yang penting bisa menjawab kebutuhan rakyat,” pungkasnya.

Melalui Bimtek ini, Pemerintah Kota Sukabumi tidak hanya menyiapkan laporan untuk IGA 2025, tetapi juga merancang kerangka kerja jangka panjang yang menjadikan inovasi sebagai budaya kerja di lingkungan birokrasi. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru