LITERASI MEDIA – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi bersama warga Kelurahan Situmekar melaksanakan kerja bakti pengerukan Sungai Cipanengah, belum lama ini.
Hal ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk menjaga kebersihan aliran sungai sekaligus mengantisipasi potensi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto, mengatakan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk kolaborasi pemerintah dengan masyarakat.
“Pembersihan Sungai Cipanengah adalah bagian dari upaya kami untuk mengurangi risiko banjir dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat,” ujar Sony, pada Jumat (1/8).
Menurut Sony, pengerukan sungai dilakukan untuk mengangkat endapan lumpur, sampah, dan material lain yang dapat menghambat aliran air. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
“Kami berharap kesadaran ini terus berlanjut sehingga masyarakat dapat bersama-sama menjaga kebersihan sungai,” tambahnya.
Proses pengerukan dilakukan secara manual dengan melibatkan puluhan warga setempat yang dengan sukarela ikut turun ke sungai.
“Para peserta kerja bakti membersihkan aliran sungai dari berbagai material penghambat, sementara Tim PPSI membantu mengoordinasikan teknis pelaksanaan di lapangan,” ucapnya.
Sony menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mengatasi persoalan lingkungan, terutama dalam mencegah banjir. Karena itu, dukungan dan peran serta masyarakat sangat diperlukan.
“Kerja bakti ini merupakan contoh nyata bagaimana kebersamaan antara pemerintah dan warga mampu menghasilkan dampak positif,” ungkapnya.
Selain membersihkan sungai, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan.
“Gotong royong bukan hanya tradisi, tetapi wujud kepedulian nyata terhadap lingkungan. Terima kasih kepada seluruh warga yang telah berkontribusi,” paparnya.
Dengan adanya kegiatan ini, DPUTR Kota Sukabumi berkomitmen untuk terus mendorong program serupa di wilayah lain.
“Pembersihan sungai secara berkala diharapkan mampu menciptakan kota yang bersih, sehat, dan terbebas dari ancaman banjir di musim hujan,” pungkasnya. (Boy)
Penulis : Nuria Ariawan









