LITERASI MEDIA – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Sukabumi menegaskan tidak terlibat dalam rencana aksi yang akan digelar Forum RT/RW Kota Sukabumi bersama sejumlah elemen masyarakat pada 2 Juni 2026.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya sejumlah flyer yang mencantumkan nama berbagai organisasi masyarakat dan kepemudaan sebagai bagian dari gerakan yang akan menyampaikan aspirasi terkait sejumlah kebijakan pemerintah daerah.
Sekretaris DPD KNPI Kota Sukabumi, Danial Fadhilah, mengatakan pihaknya perlu memberikan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat mengenai posisi organisasi yang dipimpinnya.
“DPD KNPI Kota Sukabumi tidak terlibat dalam gerakan sebagaimana yang tercantum dalam flyer yang beredar. Kami merasa perlu menyampaikan hal ini kepada masyarakat agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru,” kata Danial dalam keterangan resminya, belum lama ini.
Meski demikian, Danial menegaskan bahwa KNPI tetap menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi di ruang publik. Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dijamin oleh konstitusi selama dilakukan secara damai dan sesuai aturan yang berlaku.
“Demonstrasi adalah salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam demokrasi. Kami menghormati hak tersebut selama dijalankan secara tertib dan sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.
Danial menilai berbagai aspirasi yang berkembang di masyarakat harus dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan daerah. Karena itu, seluruh pihak diharapkan mampu menjadikan dinamika yang terjadi sebagai sarana membangun komunikasi yang konstruktif antara masyarakat dan pemerintah.
Menurutnya, dialog yang terbuka menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan dan kebutuhan masyarakat untuk menyampaikan pandangan maupun kritik.
Di sisi lain, KNPI Kota Sukabumi juga menyatakan komitmennya untuk mendukung Pemerintah Kota Sukabumi dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Kami mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan publik yang dilaksanakan pemerintah daerah. Bersamaan dengan itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana yang aman, damai, dan kondusif,” katanya.
Menjelang pelaksanaan aksi pada 2 Juni mendatang, KNPI memilih mengambil posisi yang jelas dengan tidak terlibat dalam kegiatan tersebut. Namun organisasi kepemudaan itu tetap menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sebagai bagian dari proses demokrasi.
Danial berharap setiap dinamika yang berkembang di Kota Sukabumi dapat disikapi secara dewasa dan menjadi energi positif bagi kemajuan daerah.
“Kami berharap seluruh proses yang berlangsung dapat memberikan manfaat bagi pembangunan Kota Sukabumi serta memperkuat kualitas demokrasi di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









