Bisakah Persib Hattrick Juara Liga? Persija dan Persebaya Waspada

- Penulis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persib Bandung mengalahkan Western Sydney Wanderers dalam laga uji coba. Foto: Dok. Persib.

Persib Bandung mengalahkan Western Sydney Wanderers dalam laga uji coba. Foto: Dok. Persib.

LITERASI MEDIA – Rekor ada untuk dipatahkan. Persib Bandung menatap era baru kompetisi, Super League 2025/2026, dengan misi mematahkan rekor tersebut.

Rekor yang dimaksud, belum ada tim yang bisa hattrick juara liga. Musim lalu mereka back to back, dan musim ini akan melanjutkan kedigdayaan di panggung sepak bola nasional.

Dikutip dari CNN Indonesia, pada Minggu (3/8), selama era profesional sepak bola nasional sejak 1994, tak ada tim yang tiga kali juara berturut-turut. Ini berbeda dengan era Perserikatan. Persis Solo dan PSMS Medan pernah mencapainya.

Mungkinkah Maung Bandung menggapai asa itu? Dengan banyaknya perubahan komposisi pemain (utamanya asing) pada musim ini, rasanya hal tersebut akan sulit untuk dicapai.

Namun, tak ada yang mustahil dalam sepak bola. Pemain yang didatangkan Pangeran Biru pun bukan kaleng-kaleng. Saddil Ramdani hingga Alfeandra Dewangga menjanjikan kualitas.

Hengkangnya Edo Febriansah dan Rachmat Irianto sepertinya tak terlalu signifikan. Pemain asing yang baru direkrut, sekilas, juga punya kualitas tak kalah mentereng.

Nama-nama seperti Adam Przybek, Julio Cesar, Patricio Matricardi, hingga Uiliam Barros, terbilang menjanjikan. Tinggal bagaimana Bojan Hodak menanamkan filosofi mainnya.

Musim ini Persib datang ke kompetisi dengan pola pikir garang di pentas Asia, Liga Champions Asia Two. Pembelian pemain disesuaikan untuk bersaing di pentas kontinental.

Jika benar demikian, Persib bisa berbicara banyak di pentas nasional. Genetika juara sudah ada, modal bersaing lumayan tebal, dan atmosfer di Bandung terbilang mendukung.

Baca Juga :  Persib Kembali Raih Lisensi Klub Profesional AFC

Persib mengawali kiprahnya musim ini dengan mengalahkan klub Australia, Western Sydney Wanderers 1-0 pada laga uji coba di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (2/8) malam.

Hasil yang cukup positif kendati belum terlihat betul kesolidan antarlini pemain. Namun, ini bisa jadi modal awal yang bagus untuk menatap musim baru.

Meski demikian Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya juga tak tinggal diam. Keduanya juga berambisi menjadi yang terbaik. Skuad yang dibentuk juga terbilang menjanjikan.

Utamanya Persija dapat sokongan moral dan moril dari pemerintah provinsi DKI Jakarta. Dengan bisa bermarkas di Jakarta International Stadium dan Gelora Bung Karno, Persija bisa garang.

Hanya memang, skuad dan pelatih baru Persija butuh pembuktian. Perombakan skuad musim ini, yang sangat kental aroma Selecao, belum teruji dalam kerasnya persaingan Super League.

Bisakah Persija menghentikan Persib? Terlalu dini untuk menjawabnya, tetapi yang pasti, Bali United, Dewa United, juga Persebaya, punya potensi membuat persaingan musim ini lebih panas.

Persebaya, jangan ragukan. Persiapan musim ini begitu matang. Salah satunya dengan berlatih tanding di Australia. Hadirnya dua mantan asisten pelatih Timnas jadi indikasi pertama.

Eduardo Perez, pelatih kepala Persebaya, adalah asisten Luis Milla di Timnas Indonesia. Lalu Shin Sang Gyu, asisten pelatih Bajol Ijo, adalah asisten Shin Tae Yong di Timnas Indonesia.

Skuad Persebaya juga tak mengalami perubahan besar. Malahan, pemain-pemain potensial yang sempat hengkang, seperti Koko Ari dan Rachmat Irianto kembali. Cinta lama bersemi lagi.

Baca Juga :  Kontra Bali United, Marc Klok Tegaskan Persib Bidik Sapu Bersih Kemenangan

Terakhir kali Persebaya juara kasta tertinggi Liga Indonesia pada 2004. Sudah 21 tahun berlalu. Persebaya tertinggal jauh dari Persib, Persija, bahkan pendatang baru seperti Bali.

Kalau Persib, Persija, juga Persebaya sebagai klub dengan jumlah suporter besar terlihat serius, klub yang tak punya suporter militan seperti Dewa United malah ambisius.

Runner-up Liga 1 2024/2025 ini berisikan pemain-pemain mentereng. Selain Egy Maulana dan Ricky Kambuaya, kini Dewa punya Stefano Lilipaly. Ada pula striker naturalisasi Rafael Struick.

Pemain asing yang didatangkan juga mentereng. Nick Kuipers dan Privat Mbarga adalah dua nama yang sebelumnya sudah juara liga bersama Persib dan Bali United.

Sama seperti Persib, mindset atau sudut pandang Dewa adalah garang di pentas Asia, AFC Challenge League. Dengan asa bisa bicara banyak di pentas benua, pentas lokal tentu pula jadi target.

Soal keuangan, Dewa juga seperti tak punya halangan. Manajemen klub sangat jor-joran. Untuk mendukung prestasi tim, fasilitas penunjang dibangun dan dirawat dengan sangat baik.

Dengan kondisi ini semua, Dewa bukanlah kuda hitam apalagi underdog. Mereka penantang serius gelar juara musim ini. Setelah gebrakan musim lalu, kini Dewa memburu prestasi.

Sementara tim lainnya, seperti Bhayangkara Lampung FC dan Bali United, tak bisa dipandang sebelah mata. Keduanya menghadirkan skuad yang sangat menjanjikan.

Dan, bukan bermaksud merendahkan, PSBS Biak, Persis Solo, Malut United, Semen Padang, Persijap Jepara, PSIM Yogyakarta, dan Madura United jadi kandidat degradasi. (***)

Berita Terkait

Sukabumi Nyerenteng Vol. 2: Saat Adrenalin, Hiburan, dan Mimpi Petarung Bertemu
El Clasico Indonesia Pindah Kota! Ini Alasan Persija vs Persib Gagal Gelar di GBK
VAR, Hujan, dan Tekanan! Persib Tetap Kokoh di Puncak Klasemen
Bikin Kesal Bobotoh! Laga Krusial Persib vs PSIM Hanya Live Streaming
Duel Krusial Persib vs Arema FC, Berikut Jadwal dan Link Live Streaming
Persib vs Bali United 3-2: Maung Bandung Kokoh di Puncak
Kontra Bali United, Marc Klok Tegaskan Persib Bidik Sapu Bersih Kemenangan
Jangan Lewatkan! Berikut Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Persib vs Bali United
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:01 WIB

Sukabumi Nyerenteng Vol. 2: Saat Adrenalin, Hiburan, dan Mimpi Petarung Bertemu

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:51 WIB

El Clasico Indonesia Pindah Kota! Ini Alasan Persija vs Persib Gagal Gelar di GBK

Senin, 4 Mei 2026 - 21:27 WIB

VAR, Hujan, dan Tekanan! Persib Tetap Kokoh di Puncak Klasemen

Senin, 4 Mei 2026 - 11:27 WIB

Bikin Kesal Bobotoh! Laga Krusial Persib vs PSIM Hanya Live Streaming

Jumat, 24 April 2026 - 12:49 WIB

Duel Krusial Persib vs Arema FC, Berikut Jadwal dan Link Live Streaming

Berita Terbaru