Didemo Ribuan Massa, Ayep Zaki: Semua Tuntutan Akan Kami Akomodir

- Penulis

Selasa, 2 September 2025 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat diwawancarai awak di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (1/9) malam. Foto: Istimewa

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat diwawancarai awak di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (1/9) malam. Foto: Istimewa

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, akhirnya angkat bicara usai didemo ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Amarah Rakyat Sukabumi, Senin (1/9).

Ia menegaskan siap mengakomodir tuntutan masyarakat, khususnya yang berkaitan langsung dengan kewenangan Pemkot Sukabumi.

“Ya semua tuntutan untuk wilayah Kota, tuntutan kepada wali kota, Insya Allah akan kami akomodir. Salah satunya yaitu soal keramaian ANTV (di lapang merdeka, red), ke depan tidak akan terulang lagi,” kata Ayep Zaki kepada wartawan di Mapolres Sukabumi tadi malam.

Ia menjelaskan, acara ANTV yang menuai kritik itu sejatinya sudah direncanakan empat bulan sebelumnya, sehingga pembatalan sepihak berpotensi menimbulkan sanksi besar.

“Itu bukan kegiatan wali kota atau Pemkot, tapi acara ANTV. Namun, atas nama wali kota saya tetap meminta maaf kepada masyarakat Kota Sukabumi,” tegasnya.

Baca Juga :  Sosialisasi dan Edukasi Pembiayaan FLPP sebagai Upaya Dukung Pemenuhan Kebutuhan Perumahan bagi MBR

Soal Perwal Kontroversial

Menanggapi tuntutan pencabutan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Tunjangan Perumahan dan Perwal Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tunjangan Transportasi bagi pimpinan dan anggota DPRD, Ayep menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi bersama DPRD.

“Kami bersama DPRD akan melakukan evaluasi dan konsultasi ke Biro Hukum Provinsi Jawa Barat. Karena pencabutan Perwal harus difasilitasi oleh Gubernur melalui biro hukum provinsi,” jelasnya.

Ayep juga menegaskan bahwa Perwal tersebut merupakan kelanjutan proses yang sudah berjalan sejak masa Penjabat (Pj) Wali Kota sebelumnya.

“Itu bukan saya yang memulai, prosesnya dari Pj sebelumnya. Saya hanya menandatangani setelah pelantikan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Museum Prabu Siliwangi dan Museum Keramik Ponpes Dzikir Al-Fath Resmi Tempati Gedung Baru

Bantah Nepotisme

Selain itu, Ayep menepis tudingan nepotisme yang muncul dalam aksi unjuk rasa. Ia menegaskan tidak ada keluarga maupun kerabatnya yang menduduki jabatan ASN di lingkungan Pemkot Sukabumi.

“Tidak ada satupun saudara, sahabat, atau keluarga saya yang jadi ASN. Jadi tuduhan itu tidak benar,” ujarnya.

Meski begitu, Ayep mengakui tetap membutuhkan tim komunikasi percepatan sebagai jembatan informasi antara Pemkot dan masyarakat.

“Tidak mungkin saya melayani semua tamu yang datang ke Pemkot seorang diri. Butuh orang yang memahami itu,” ucapnya.

Ayep memastikan, Pemkot akan terbuka terhadap masukan masyarakat.

“Kami akan tindaklanjuti tuntutan normatif dengan cara yang sesuai aturan,” pungkasnya. (Boy).

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru