Disebut DPR Bakal Jadi Menteri Haji, Gus Irfan Buka Suara!

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, alias Gus Irfan angkat suara usai disebut bakal menjadi menteri setelah lembaganya bakal berubah menjadi kementerian lewat RUU Haji dan Umrah yang baru disahkan DPR, pada Selasa (26/8).

Usai mengikuti rapat di Komisi VIII DPR, Gus Irfan mengaku menyerahkan keputusan tersebut sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Itu terserah di bapak Presiden kita, siapa yang akan menjadi pemimpin di Kementerian Haji yang baru ini, terserah kepada beliau,” kata dia, mengutip CNN Indonesia, Jumat (29/8).

Baca Juga :  Optimistis Capai Aset Rp500 Miliar, BPR Kota Sukabumi Perkuat Dana dan Layanan

Sebagai pelaksana, Irfan mengaku hanya manut. Dia mengaku siap menerima keputusan apapun yang diambil Presiden, baik ditunjuk maupun tidak.

“Kami sebagai pelaksananya manut saja, ditugaskan siap, tidak ditugaskan juga siap,” kata Gus Irfan.

Dalam rapat, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang mengatakan Gus Irfan layak menjadi menteri haji.

Marwan mengatakan Kementerian Haji akan mulai beroperasi dalam waktu 30 hari sejak Undang-Undang Haji yang baru disahkan. Nantinya, Presiden akan mengeluarkan Keppres dan Peraturan Pemerintah sebagai aturan turunan Kementerian Haji.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Konten Digital, Diskominfo Kota Sukabumi Gelar Pelatihan AI

Dengan keputusan itu, Marwan menyebut Menteri Agama juga tak akan lagi mengurusi haji. Dia bilang Menag Nasaruddin Umar akan berlaku penuh sebagai ulama.

“Tentu nanti Gus Irfan ya, tidak lagi Kepala Badan, menjadi Menteri Haji,” kata Marwan dalam rapat. (Cipa)

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
Ayep Zaki Tinjau Proyek Jalan Prana, Tekankan Kualitas Infrastruktur dan Ancam Blacklist Kontraktor Nakal
Iyus Yusuf: Digitalisasi Pemerintah Harus Permudah Layanan, Bukan Sekadar Tambah Aplikasi
Bidik Investor Nasional, Kota Sukabumi Matangkan Strategi Menuju WJIC 2026
Dinkes Jabar dan Kota Sukabumi Perkuat Pembudayaan Hidup Sehat Libatkan UMKM
DPRD Kabupaten Sukabumi Terima Aspirasi HMI, Budi Azhar: Semua Masukan Akan Dikawal Sesuai Kewenangan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ayep Zaki Tinjau Proyek Jalan Prana, Tekankan Kualitas Infrastruktur dan Ancam Blacklist Kontraktor Nakal

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:20 WIB

Iyus Yusuf: Digitalisasi Pemerintah Harus Permudah Layanan, Bukan Sekadar Tambah Aplikasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:00 WIB

Bidik Investor Nasional, Kota Sukabumi Matangkan Strategi Menuju WJIC 2026

Berita Terbaru