DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Tambahan Anggaran, Tirta Jaya Didorong Lebih Profesional

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASIMEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai menata ulang dua fondasi penting pembangunan daerah: ruang fiskal dan kinerja badan usaha milik daerah. Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (3/8/2026), pemerintah daerah mengajukan perubahan anggaran sekaligus membuka jalan bagi perubahan status Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri menjadi Perseroda.

Dari sisi anggaran, perubahan APBD 2026 disiapkan untuk menyesuaikan kondisi keuangan daerah dengan kebutuhan pembangunan yang berkembang sepanjang tahun. Pendapatan daerah diusulkan meningkat dari sekitar Rp3,99 triliun menjadi Rp4,08 triliun.

Kenaikan pendapatan tersebut berjalan beriringan dengan peningkatan belanja daerah yang diusulkan mencapai Rp4,23 triliun. Belanja tersebut diarahkan untuk memenuhi kewajiban pemerintah daerah sekaligus menjaga pelaksanaan sejumlah program prioritas tetap berjalan.

Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan penyesuaian anggaran diperlukan agar kebijakan pembangunan tetap relevan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

“Perubahan APBD ini merupakan bagian dari upaya memastikan program pembangunan tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Asep.

Baca Juga :  BPOM Kembali Temukan Obat Herbal Berbahaya, Dapat Merusak Ginjal!

Namun, agenda paripurna tidak hanya berbicara mengenai perubahan angka dalam APBD. Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga mendorong perubahan bentuk badan hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri menjadi Perseroda.

Transformasi tersebut diarahkan untuk memperkuat tata kelola perusahaan daerah sekaligus meningkatkan kapasitas usaha. Dengan status badan hukum baru, Tirta Jaya diharapkan mampu mengembangkan pelayanan air minum, memperluas jangkauan layanan serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PAD.

Bagi pemerintah daerah, perubahan status tersebut juga menjadi momentum untuk mendorong perusahaan agar tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik, tetapi memiliki manajemen bisnis yang lebih sehat dan profesional.

Asep menegaskan perubahan badan hukum tidak dimaksudkan untuk mengorbankan kepentingan masyarakat sebagai pengguna layanan. Hak dan kepentingan pegawai juga dipastikan tetap menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses transformasi.

Baca Juga :  Fokus Wujudkan Isu Strategis, FPD Bappeda Kota Sukabumi Bahas Rencana Pembangunan 2027

“Transformasi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan air minum yang lebih baik sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan daerah,” katanya.

Dalam rapat yang sama, pemerintah daerah juga menyampaikan pendapat akhir terhadap kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027. Kesepakatan tersebut menjadi pijakan awal bagi penyusunan kebijakan anggaran Kabupaten Sukabumi untuk tahun berikutnya.

Asep mengapresiasi DPRD Kabupaten Sukabumi yang telah bersama-sama membahas arah kebijakan anggaran. Menurutnya, koordinasi antara eksekutif dan legislatif diperlukan agar kebijakan fiskal tidak sekadar tersusun secara administratif, tetapi benar-benar memiliki dampak terhadap pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Dua agenda tersebut kini menjadi pekerjaan lanjutan bagi pemerintah daerah dan DPRD, yakni memastikan perubahan APBD 2026 mampu menjawab kebutuhan pembangunan sekaligus memastikan transformasi Tirta Jaya benar-benar menghasilkan peningkatan pelayanan dan kinerja BUMD. (Kio)

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru