Jamkrindo Genjot Lingkungan Sehat Melalui Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIERASI MEDIA – PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo melanjutkan program pengelolaan sampah yang berbasis komunitas melalui Bank Sampah Geopark Resik di Geopark Ciletuh Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Program yang telah berjalan dengan sukses Desa Ciwaru sejak Juli 2025 tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Sekretaris Perusahaan Jamkrindo Krisna Johan menjelaskan, program tanggung jawab sosial dan lingkungan oleh Jamkrindo tersebut dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang terstruktur, serta memanfaatkan sampah sebagai sumber daya yang bernilai.

”Dengan melibatkan masyarakat dalam kegiatan memilah dan mendaur ulang sampah, Bank Sampah Geopark Resik turut berkontribusi dalam mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan di Geopark Ciletuh,” ujar Krisna Johan, Jumat (28/11).

Pada Agustus 2025, program ini telah berhasil mengelola lebih dari 983,9 kg sampah, dengan lebih dari 38 nasabah yang terdaftar. Nasabah Bank Sampah terdiri dari masyarakat setempat, kelompok wisata, dan pelaku usaha yang aktif berpartisipasi dalam memilah sampah rumah tangga mereka. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah menjadi bahan organik dan anorganik, yang dapat digunakan kembali atau didaur ulang menjadi barang-barang yang lebih bermanfaat.

Baca Juga :  Hamzah Gurnita Sidak Tambak Udang Cipatuguran, Temukan Dugaan Pencemaran dan Instalasi Berbahaya

Salah satu kegiatan dalam program ini adalah acara bersih-bersih pantai yang melibatkan lebih dari 65 peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 216 kg sampah, yang terdiri dari sampah plastik, kaleng, dan sampah lainnya yang mencemari lingkungan. Program ini tidak hanya fokus pada pengumpulan sampah, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara-cara memilah sampah yang benar, serta pentingnya pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Hal ini memberikan motivasi tambahan bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Program ini diharapkan tidak hanya membantu menjaga kebersihan pantai dan laut, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui pengolahan sampah menjadi produk daur ulang yang bernilai.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat dan kelompok wisata, yang semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan pantai dan laut sebagai bagian dari daya tarik wisata. Bank Sampah Geopark Resik diharapkan mampu menjadi contoh bagi banyak daerah dalam hal pengelolaan sampah yang terstruktur dan bermanfaat secara ekonomi, serta memberi dampak positif bagi lingkungan.

Baca Juga :  Lebih dari Sekadar Ibadah, Ini Makna Berkurban ala Momi Soraya

Piat, Ketua Kelompok Perahu Wisata Pantai Palangpang mengungkapkan, melalui program ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang benar. ”Kegiatan ini tidak hanya untuk menjaga kebersihan pantai, tetapi juga untuk keberlanjutan pariwisata. Kami berharap program ini dapat diikuti oleh lebih banyak daerah lainnya untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujar Piat.

Dengan dukungan berkelanjutan dari Jamkrindo, program Bank Sampah Geopark Resik diharapkan dapat terus berkembang, tidak hanya di Desa Ciwaru, tetapi juga di daerah lain yang membutuhkan solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan. (kio).

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Abu Vulkanik Anak Krakatau, Lurah Gunungpuyuh Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Bukan Libur! Ini Alasan Siswa PAUD hingga SMP di Sukabumi Belajar dari Rumah Hari Ini
Bappeda Kota Sukabumi dan Kemendiktisaintek Bahas Tindak Lanjut Hibah Lahan
DPRD Kota Sukabumi Soroti Defisit APBD Rp40,7 Miliar, Pemkot Siapkan Langkah Mitigasi
DPRD Kota Sukabumi Tambahkan Raperda RTRW dalam Propemperda 2026
Pemkot Sukabumi Sambut Pemeriksaan BPK Jabar, Tata Kelola RSUD Jadi Perhatian
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Senin, 7 September 2026 - 11:15 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau, Lurah Gunungpuyuh Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 7 September 2026 - 07:23 WIB

Bukan Libur! Ini Alasan Siswa PAUD hingga SMP di Sukabumi Belajar dari Rumah Hari Ini

Kamis, 3 September 2026 - 16:25 WIB

Bappeda Kota Sukabumi dan Kemendiktisaintek Bahas Tindak Lanjut Hibah Lahan

Berita Terbaru