Hamzah Gurnita Sidak Tambak Udang Cipatuguran, Temukan Dugaan Pencemaran dan Instalasi Berbahaya

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Hamzah Gurnita saat inspeksi tambak udang di Cipatuguran Palabuhanratu.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Hamzah Gurnita saat inspeksi tambak udang di Cipatuguran Palabuhanratu.

LITERASI MEDIA – Kekhawatiran masyarakat soal dugaan pencemaran laut di kawasan Cipatuguran, Palabuhanratu, kembali mendapat perhatian serius. Setelah pemeriksaan awal dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, turun langsung ke lokasi tambak udang vaname yang menjadi sorotan.

Hamzah menyusuri jalur pemecah ombak yang terjal untuk memastikan kondisi di lapangan. Pada satu titik saluran beton yang mengarah ke laut, ia menemukan aliran air berwarna keruh yang keluar deras bersama buih putih.

“Saya datang karena banyak laporan warga. Dan apa yang terlihat di sini jelas bukan kondisi yang bisa dianggap sepele,” kata Hamzah, pada Selasa (25/11).

Baca Juga :  Program Tebus Murah Diperpanjang, Warga Sukabumi Kembali Bisa Nikmati Diskon dan Pembebasan Denda PBB-P2

Selain dugaan pembuangan air keruh, ia juga menyoroti keberadaan pipa penyedot air laut dan bentangan kabel listrik yang dibiarkan terbuka di atas bebatuan. Menurutnya, kondisi tersebut sangat berisiko bagi keselamatan warga maupun pekerja.

“Area ini ruang publik. Kabel dan pipa seperti ini tidak boleh dibiarkan. Ada standar keselamatan yang harus dipenuhi,” tegasnya.

Hamzah menekankan bahwa DPRD tidak menolak investasi, namun para pelaku usaha diwajibkan mematuhi aturan lingkungan dan keselamatan. Ia menilai keseimbangan antara keuntungan ekonomi dan kelestarian lingkungan harus menjadi prinsip utama.

“Kita mendukung usaha yang memberi manfaat bagi daerah. Tapi manfaat itu tidak boleh dibayar dengan kerusakan lingkungan. Aturannya jelas, dan semua pihak harus taat,” ujarnya.

Baca Juga :  Konsolidasi Total Demokrat Sukabumi, Iman Adinugraha Siapkan Mesin Partai Hadapi 2029

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, lanjut Hamzah, akan membawa temuan tersebut dalam rapat resmi bersama dinas terkait untuk meminta klarifikasi dari pihak pengelola tambak. Langkah evaluasi menyeluruh akan ditempuh untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang dibiarkan berlarut.

“Semua temuan ini akan kami bahas secara formal. Bila ada pelanggaran, tentu harus ada tindakan tegas sesuai aturan,” kata Hamzah.

Sebelumnya, DLH Kabupaten Sukabumi mencatat bahwa tambak tersebut belum menyerahkan dokumen UKL-UPL secara fisik dan belum berkoordinasi dengan pemerintah daerah, sehingga peninjauan lanjutan menjadi penting untuk memastikan kepatuhan usaha terhadap regulasi yang berlaku. (Kio).

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru