LITERASI MEDIA – Pemerintah Kelurahan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, terus mengoptimalkan capaian Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026.
Hingga Mei 2026, realisasi penerimaan pajak di wilayah tersebut telah mencapai 49,13 persen dari total target yang ditetapkan.
Lurah Gunung Puyuh, Mamat Ismatullah, mengatakan target PBB-P2 tahun ini sebesar Rp715.816.339 dengan jumlah wajib pajak mencapai 1.929 orang.
“Realisasi tahun ini sampai dengan bulan Mei sudah mencapai Rp122.926.381,” ujar Mamat, belum lama ini.
Untuk mempercepat pencapaian target, Kelurahan Gunung Puyuh menghadirkan inovasi bertajuk “Mawar Bajak” atau Mapay Warga Membayar Pajak. Program tersebut dilakukan dengan membuka layanan pembayaran pajak langsung di sejumlah titik yang mudah dijangkau masyarakat.
Menurut Mamat, langkah jemput bola tersebut mendapat respons positif dari warga karena mempermudah proses pembayaran pajak tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
“Kita jemput bola ke masyarakat. Bahkan di hari libur kita tetap melaksanakan Mawar Bajak. Alhamdulillah respons masyarakat sangat baik. Program ini membantu warga karena lebih dekat dan mudah untuk membayar pajak. Mudah-mudahan target bisa tercapai 100 persen,” katanya.
Ia menjelaskan, pihak kelurahan juga terus memperkuat koordinasi dengan pihak kecamatan guna menyelesaikan berbagai kendala teknis di lapangan yang berpotensi menghambat capaian target penerimaan pajak daerah.
Selain itu, Mamat mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban membayar pajak sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama membangun wilayah Gunung Puyuh dan Kota Sukabumi melalui pembayaran PBB-P2. Mari kita taat membayar pajak,” pungkasnya. (Boy)
Editor : Nuria Ariawan









