Kelurahan Gunung Puyuh Genjot Pendapatan Pajak Lewat Inovasi Mawar Bajak

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lurah Gunung Puyuh, Mamat Ismatullah. (Foto: Istimewa)

Lurah Gunung Puyuh, Mamat Ismatullah. (Foto: Istimewa)

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kelurahan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, terus mengoptimalkan capaian Pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026.

Hingga Mei 2026, realisasi penerimaan pajak di wilayah tersebut telah mencapai 49,13 persen dari total target yang ditetapkan.

Lurah Gunung Puyuh, Mamat Ismatullah, mengatakan target PBB-P2 tahun ini sebesar Rp715.816.339 dengan jumlah wajib pajak mencapai 1.929 orang.

“Realisasi tahun ini sampai dengan bulan Mei sudah mencapai Rp122.926.381,” ujar Mamat, belum lama ini.

Untuk mempercepat pencapaian target, Kelurahan Gunung Puyuh menghadirkan inovasi bertajuk “Mawar Bajak” atau Mapay Warga Membayar Pajak. Program tersebut dilakukan dengan membuka layanan pembayaran pajak langsung di sejumlah titik yang mudah dijangkau masyarakat.

Baca Juga :  Libatkan Warga Binaan, Lapas Sukabumi Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

Menurut Mamat, langkah jemput bola tersebut mendapat respons positif dari warga karena mempermudah proses pembayaran pajak tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

“Kita jemput bola ke masyarakat. Bahkan di hari libur kita tetap melaksanakan Mawar Bajak. Alhamdulillah respons masyarakat sangat baik. Program ini membantu warga karena lebih dekat dan mudah untuk membayar pajak. Mudah-mudahan target bisa tercapai 100 persen,” katanya.

Baca Juga :  Ayep Zaki: Koperasi Harus Jadi Sokoguru Kebangkitan Ekonomi Rakyat

Ia menjelaskan, pihak kelurahan juga terus memperkuat koordinasi dengan pihak kecamatan guna menyelesaikan berbagai kendala teknis di lapangan yang berpotensi menghambat capaian target penerimaan pajak daerah.

Selain itu, Mamat mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban membayar pajak sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama membangun wilayah Gunung Puyuh dan Kota Sukabumi melalui pembayaran PBB-P2. Mari kita taat membayar pajak,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru