Ketua DPRD Kota Sukabumi Soroti Penggunaan Dana BTT untuk Dua Proyek Infrastruktur

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda. (Foto: Boy)

Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda. (Foto: Boy)

LITERASI MEDIA – Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menyatakan akan meminta penjelasan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi terkait penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk membiayai proyek infrastruktur.

Kedua proyek tersebut diantaranya revitalisasi pedestrian di kawasan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri dan perbaikan Jalan Prana pada APBD Murni Tahun Anggaran 2026.

Langkah tersebut diambil setelah muncul informasi bahwa dua proyek infrastruktur tersebut didanai melalui pos anggaran yang umumnya diperuntukkan bagi kebutuhan mendesak atau kondisi darurat.

Wawan mengatakan, DPRD hingga kini belum melakukan pembahasan khusus mengenai pelaksanaan APBD 2026. Karena itu, pihaknya akan terlebih dahulu mengklarifikasi kebijakan tersebut kepada DPUTR sebelum menyampaikan sikap lebih lanjut.

“Kalau informasi itu benar, kami akan cek langsung ke DPUTR. Sampai saat ini DPRD memang belum membahas pelaksanaan anggaran yang sedang berjalan. Pada prinsipnya, dana BTT memang diprioritaskan untuk penanganan kondisi darurat, tetapi dalam keadaan tertentu dapat digunakan untuk kebutuhan yang bersifat mendesak sesuai ketentuan. Namun, tetap harus ada koordinasi dengan DPRD sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan daerah,” kata Wawan, belum lama ini.

Baca Juga :  Lapas Sukabumi Salurkan Bantuan Sumur Bor untuk Penyediaan Air Bersih Masyarakat

Menurutnya, koordinasi antara eksekutif dan legislatif menjadi aspek penting dalam setiap kebijakan penganggaran. Selain menjaga transparansi, komunikasi tersebut juga diperlukan agar DPRD dapat menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan keuangan daerah secara optimal.

Di sisi lain, Wawan juga menyoroti kondisi fiskal Kota Sukabumi yang masih terbatas dan berdampak terhadap sejumlah program pelayanan masyarakat.

Salah satunya adalah bantuan perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana maupun program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), yang hingga kini belum seluruhnya dapat diakomodasi.

Ia mengakui keterbatasan kemampuan keuangan daerah memengaruhi alokasi anggaran di berbagai sektor, termasuk DPUTR.

Baca Juga :  Bappeda Kota Sukabumi Targetkan Integrasi Penuh Satu Data Indonesia di 2026

“Kondisi fiskal kita memang sedang menghadapi tantangan. Namun kebutuhan masyarakat tetap harus menjadi prioritas. Karena itu kami ingin memastikan setiap penggunaan anggaran benar-benar sesuai aturan dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPUTR Kota Sukabumi, Muhamad Sahid, menyampaikan bahwa anggaran revitalisasi pedestrian di kawasan Setukpa Polri sebesar Rp2,4 miliar serta perbaikan Jalan Prana senilai Rp2,2 miliar berasal dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

Sahid juga mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran menyebabkan banyak usulan bantuan perbaikan rumah warga belum dapat direalisasikan, meski permohonan terus berdatangan hampir setiap pekan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, DPRD Kota Sukabumi memastikan akan melakukan pendalaman terhadap penggunaan dana BTT sekaligus meminta penjelasan resmi dari DPUTR.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan penganggaran tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, transparan, serta mengedepankan kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan fiskal daerah. (***)

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru