Launching GATI dan Nobar Film Panggil Aku Ayah, Begini Tanggapan DP2KBP3A Kota Sukabumi

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera DP2KBP3A Kota Sukabumi, dr. Wiwi Edhie Yulaviani. Foto: Nuria Ariawan.

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera DP2KBP3A Kota Sukabumi, dr. Wiwi Edhie Yulaviani. Foto: Nuria Ariawan.

LITERASI MEDIA – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melaunching Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan nobar film Panggil Aku Ayah yang berlangsung di salah satu bioskop di Jalan Bhayangkara, pada Sabtu (2/8).

“Jadi sebenarnya Kemendukbangga/BKKBN itu memiliki quick wins, Pak Menterinya ini memiliki quick wins ya, salah satunya adalah GATI,” ujar Kepala Bidang Keluarga Sejahtera DP2KBP3A Kota Sukabumi, dr. Wiwi Edhie Yulaviani, kepada awak media.

Ia menjelaskan bahwa GATI ini merupakan upaya agar masyarakat atau anak-anak di keluarga itu merasakan peran dari seorang ayah yang memang diketahui bersama ada beberapa kondisi yang menyebabkan seorang ayah tidak penuh dirasakan oleh keluarga tersebut.

Baca Juga :  Gempur Rokok Ilegal, Satpol PP Kota Sukabumi Gelar Peningkatan Kapasitas bagi Personel

“Nah ada yang memang kita sebut fatherless (tanpa ayah), fatherless ini ada yang memang fatherless secara fisik. Secara fisik itu berarti misalnya karena orang tuanya meninggal atau ayahnya kerjanya jauh, atau karena perceraian itu biasanya kita sebut fatherless fisik,” jelasnya.

Namun yang dikhawatirkan saat ini, kata dia, ayahnya ada tapi tidak ada perannya terhadap anak dan keluarganya. Maka dari itu, pihaknya berharap dengan adanya GATI ini, sosok ayah ini memiliki kepedulian terhadap keluarga, terhadap anak, dan harus tahu perannya seperti apa dalam keluarga.

Baca Juga :  Pasca Dipasangi Pagar, Volume Sampah di Lapang Merdeka Kota Sukabumi Menurun

“Karena kami sebagai OPD yang menindaklanjuti kebijakan dari pusat, khususnya kementerian yang melakukan atau mengampu urusan pengendalian penduduk dan keluarga sejahtera, kami sangat senang sekali sebenarnya dengan adanya launching ini, sehingga paling tidak peran promosi dan sosialisasi tentang gerakan ini sudah diketahui oleh masyarakat secara umum. Dan selanjutnya kami di tingkat kota tinggal melanjutkan bagaimana kita bisa mensosialisasikan tentang GATI ini,” pungkasnya. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru