Pasca Dipasangi Pagar, Volume Sampah di Lapang Merdeka Kota Sukabumi Menurun

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan pagar sepanjang 117 meter di kawasan Lapang Merdeka Kota Sukabumi berhasil menurunkan volume sampah. Foto: Boy.

Pemasangan pagar sepanjang 117 meter di kawasan Lapang Merdeka Kota Sukabumi berhasil menurunkan volume sampah. Foto: Boy.

LITERASI MEDIA – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi guna mengurangi volume sampah di kawasan Lapang Merdeka kini membuahkan hasil. Hal itu terjadi pasca Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) menuntaskan proyek pemasangan pagar Lapang Merdeka.

Kepala Bidang Tata Bangunan, Jasa Konstruksi, dan Pertamanan DPUTR Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah, mengatakan bahwa sampah yang dihasilkan dalam sepekan di kawasan Lapang Merdeka sebelum dipasangi pagar itu mencapai sekitar 16 ton. Namun setelah dipasangi pagar, sampah yang dihasilkan dalam sepekan kini mencapai sekitar 9 ton.

“Jadi dulu sebelum di pagar itu kurang lebih sampah yang dihasilkan sampai 16 ton lah. Jadi dari Senin sampai Minggu itu 16 ton. Nah sekarang setelah di pagar itu berkurang setengahnya, sekitar 9 atau 8 ton,” kata Fajar kepada literasimedia.com, pada Senin (2/3).

Baca Juga :  Bukan Sekadar Bantuan, Iman Adinugraha Bawa Kehangatan di Tengah Duka

Fajar menjelaskan, volume sampah yang kini otomatis berkurang itu berasal dari para pedagang yang sebelumnya berjualan di kawasan Lapang Merdeka. Selain itu, pihaknya juga telah menyediakan 36 tempat sampah di kawasan Lapang Merdeka. Namun setelah dipasangi pagar, 36 tempat sampah itu kini mulai berkurang.

“Ya, untuk sampai saat ini karena pagar sudah terpasang dan sebagian pedagang sudah mulai menghilang, ya untuk volume sampah otomatis berkurang karena volume sampah itu berasal dari pedagang itu sendiri yang berjualan,” ujarnya.

Fajar menegaskan, fungsi Lapang Merdeka itu bukan sarana rekreasi, melainkan tempat untuk berolahraga dan juga tempat upacara. Bahkan Lapang Merdeka sendiri itu merupakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), sehingga apabila ada asap rokok dan ada juga yang berolahraga, maka hal tersebut tentunya tidak baik untuk kesehatan.

Baca Juga :  Di Tengah Bencana Dahsyat di Sumatera, Iman Adinugraha Ajak Bangsa Bergerak Bersama

“Sebenarnya sih balik lagi ke fungsinya ya, Lapang Merdeka itu kan tempat berolahraga dan upacara, makanya kan orang kesana itu memang benar-benar untuk olahraga, terus kalau banyak pedagang otomatis banyak yang merokok, sedangkan Lapang Merdeka sendiri kan KTR, jadi ketika ada asap rokok dan ada yang olahraga tidak sehat juga,” bebernya.

Lebih lanjut, kata Fajar, adapun upaya lain pihaknya guna mengurangi volume sampah di kawasan Lapang Merdeka yaitu dengan cara memberikan sosialisasi kepada para pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya.

“Himbauan saya kepada masyarakat Sukabumi sederhana, ayok kita jaga bersama-sama, ini fasilitas kita untuk kita, bukan untuk siapa-siapa, kalau fasilitas kita dijaga ya InsyaAllah nama Sukabumi juga bagus gitu,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota
Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik
Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi
Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih
Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang
Kelurahan Gunung Puyuh Genjot Pendapatan Pajak Lewat Inovasi Mawar Bajak
10 Trofi dan 3 Gelar Beruntun! Persib Resmi Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia
Persib Juara, Flare Menyala di Sukabumi! Euforia Bobotoh Tak Terbendung
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:54 WIB

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota

Senin, 25 Mei 2026 - 23:10 WIB

Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WIB

Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:35 WIB

Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Berita Terbaru