Mahasiswa Lapor ke Polda Soal Tindakan Represif Polisi di Sukabumi

- Penulis

Selasa, 15 April 2025 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Sukabumi melawan usai melakukan aduan pelaporan kepada Polda Jawa Barat, pada Senin (14/4/2025) kemarin. Foto: Istimewa.

Perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Sukabumi melawan usai melakukan aduan pelaporan kepada Polda Jawa Barat, pada Senin (14/4/2025) kemarin. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Sukabumi melawan melakukan aduan pelaporan kepada Polda Jawa Barat, pada Senin (14/4/2025) kemarin.

Laporan itu didasari tindakan represif yang dilakukan oknum polisi di Kota Sukabumi saat mengamankan kelompok mahasiswa ditengah aksi unjuk rasa.

Perwakilan mahawiswa yang tergabung dalam Sukabumi Melawan, Aris Gunawan, mengatakan bahwa pelaporan itu atas dasar rentetan kejadian yang terjadi pada 24 maret 2025 lalu, yakni pada saat melakukan aksi penolakan RUU TNI didepan gedung DPRD Kota Sukabumi, tiba-tiba mahasiswa dibubarkan paksa dan sejumlah aktivis mendapat tindakan kekerasan.

Baca Juga :  Mahasiswa Pertanyakan Siapa yang Memonopoli MBG di Kota Sukabumi

“Tindakan kekerasan fisik terhadap peserta aksi, termasuk pemukulan, penendangan, dan pitingan leher. Kemudian penangkapan paksa terhadap beberapa mahasiswa,” ujar Aris dalam keterangan resminya, pada Selasa (15/4/2025).

Selain tindakan refresif terhadap mahasiswa, lanjut Aris, pihaknya juga menyoroti upaya penjegalan terhadap jurnalis yang sedang melakulan kerja jurnalistiknya.

“Sukabumi melawan mendesak agar Kapolda Jawa Barat untuk segera mencopot Kapolres Sukabumi Kota dari jabatannya, karena gagal menjamin perlindungan hak sipil dan kebebasan berekspresi,” tegasnya.

Baca Juga :  Soal Tuntutan Mahasiswa Terkait Evaluasi 100 Hari Kerja Wali Kota-Wakil Wali Kota Sukabumi, Ini Tanggapan Bobby

Selain itu, sambung dia, pihaknya juga mendesak Kapolda Jawa Barat untuk bisa menemukan siapa oknum polisi yang melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa dan jurnalis.

“Kemudian mendesak Kapolda Jawa Barat untuk mengadili oknum anggota Polri yang melakukan kekerasan dan tindakan sewenang-wenang terhadap massa aksi dan jurnalis,” tutup Aris. (Boy)

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru