Marak Parkir Liar, Pemkot Sukabumi Tengah Bahas Sistem Penataan

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan Masjid Kota Sukabumi yang digunakan sebagai lahan parkir liar. Foto: Nuria Ariawan.

Ruas jalan Masjid Kota Sukabumi yang digunakan sebagai lahan parkir liar. Foto: Nuria Ariawan.

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, angkat bicara terkait sistem penataan parkir liar yang dinilai semrawut hingga menyebabkan kemacetan di sejumlah titik ruas jalan di Kota Sukabumi.

Ayep Zaki menegaskan bahwa sistem penataan parkir di Kota Sukabumi saat ini tengah dibahas oleh pihaknya. Nantinya, pengelolaan parkir itu apakah akan dikelola oleh Pemkot Sukabumi atau pihak ketiga. Kendati demikian, permasalahan tersebut akan pihaknya segera selesaikan.

“Yang jelas kita akan selesaikan masalah perparkiran ini karena itu aset Kota Sukabumi. Termasuk pasar kita akan bereskan, pedagang kaki lima kita akan bereskan, sampah kita akan bereskan, Al-Mulk kita akan bereskan, Waluya, termasuk PDAM sedang proses pemberesan,” ujar Ayep Zaki, pada Kamis (7/8).

Baca Juga :  Anggota DPRD Soroti Sikap Penyelenggara Acara Hiburan di Lapang Merdeka Sukabumi

Diberitakan sebelumnya, maraknya kendaraan yang parkir liar di sejumlah titik ruas jalan di Kota Sukabumi kini menuai sorotan oleh pegguna jalan. Pasalnya, sejumlah titik ruas jalan yang digunakan sebagai lahan parkir tersebut kerap membuat kemacetan.

Baca Juga :  Pasca Viral Lindungi Pedagang Ditengah Demo Ricuh, Riska Nurutami Diundang Wali Kota Sukabumi

Adapun titik ruas jalan yang digunakan sebagai lahan parkir liar diantaranya di Jalan Veteran II tepatnya di depan Gedung Juang 45, Jalan Perintis Kemerdekaan tepatnya di depan Mapolres Sukabumi Kota, dan di Jalan Masjid Kota Sukabumi.

Namun yang cukup disayangkan lokasi yang digunakan sebagai lahan parkir liar tersebut ada rambu larangan parkir sembarangan hingga marka hijau yang seharusnya digunakan untuk pengguna sepeda. (Boy)

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru