Anggota DPRD Soroti Sikap Penyelenggara Acara Hiburan di Lapang Merdeka Sukabumi

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Demokrat, Henry Slamet, mengkritik keras sikap penyelenggara acara hiburan yang digelar di Lapang Merdeka Sukabumi.

Menurutnya, penyelenggara acara tersebut terkesan tidak peka terhadap situasi yang tengah terjadi di Indonesia, khususnya terkait dengan aksi unjuk rasa yang semakin memanas di beberapa daerah.

“Sebaiknya ada kepekaan dari penyelenggara acara untuk membatalkan kegiatan ini,” tegas Henry, Sabtu (30/8).

Kritik tersebut muncul setelah diketahui bahwa meskipun kondisi politik dan sosial di tanah air sedang memanas, dengan beberapa wilayah masih dilanda aksi protes besar-besaran, namun acara hiburan tetap digelar di Kota Sukabumi.

Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian puncak peringatan HUT RI ke-80 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi bersama salah satu stasiun televisi nasional.

Aksi unjuk rasa yang masih berlangsung di beberapa daerah di Indonesia bahkan telah menimbulkan kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum.

Baca Juga :  Kemenko Kumham Imipas dan Pemkot Sukabumi Bahas Penguatan Pemasyarakatan dan Pidana Kerja Sosial

Terlebih lagi, insiden tragis yang terjadi pada 28 Agustus 2025 di Jakarta, yang mengakibatkan korban jiwa akibat terlindasnya seorang ojol oleh kendaraan taktis Brimob semakin memperburuk ketegangan di masyarakat.

Menurut Henry, sikap penyelenggara yang tetap melaksanakan acara hiburan di Lapang Merdeka, meskipun situasi sedang tidak kondusif menunjukkan kurangnya empati terhadap kondisi yang terjadi di masyarakat. Ia menilai acara semacam ini bisa menambah ketegangan sosial yang tengah berkembang di beberapa titik Indonesia.

“Di beberapa daerah, seperti yang terjadi di Bekasi, Cimahi, banyak acara yang telah dibatalkan. Itu dilakukan sebagai bentuk empati terhadap korban dan untuk menjaga ketertiban sosial. Seharusnya, hal yang sama juga dipertimbangkan di Kota Sukabumi,” ujar Henry.

Pernyataan tersebut juga menggugah banyak kalangan, mengingat gelombang aksi unjuk rasa yang sebelumnya berfokus pada tuntutan pembubaran DPR kini semakin berkembang menjadi lebih kompleks, dengan sejumlah korban jatuh dalam aksi yang menuntut perubahan besar-besaran di tubuh pemerintahan.

Baca Juga :  Penutupan MHQ Jannatul Firdausi ke-8, Bupati Apresiasi Peran Masyarakat dalam Pembinaan Umat

Acara hiburan yang berlangsung di Lapang Merdeka pada akhirnya menjadi sorotan karena dianggap tidak sebanding dengan kondisi masyarakat yang tengah berduka dan terpecah. Meskipun tujuan dari acara tersebut adalah untuk merayakan HUT RI. Menurut Henry, ada baiknya acara tersebut ditunda atau dibatalkan sementara.

“Ini bukan soal merayakan kemerdekaan, tetapi lebih kepada menghargai situasi dan perasaan masyarakat yang sedang dalam keadaan penuh ketegangan dan kehilangan,” ujar Henry lagi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, bahwa di beberapa wilayah lain, bahkan acara serupa telah dibatalkan dengan pertimbangan untuk menjaga stabilitas dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menenangkan diri. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru