LITERASI MEDIA – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern dan derasnya arus globalisasi, semangat kepahlawanan tak boleh luntur dari dada generasi muda.
Di Sukabumi, upaya untuk menjaga nyala semangat itu kini kembali digelorakan oleh DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sukabumi.
Organisasi yang menjadi wadah para pemuda lintas sektor ini mengusulkan pembangunan Tugu Pahlawan KH Ahmad Sanusi, ulama besar dan pejuang kemerdekaan asal Sukabumi, yang dikenal dengan kiprah dakwah dan perjuangannya melawan penjajahan.
Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi, Nurul Jaman Hadi atau akrab disapa Kang Aun, menuturkan bahwa pembangunan tugu tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat sejarah bagi generasi muda.
“KH Ahmad Sanusi bukan hanya tokoh Sukabumi, tapi pahlawan bangsa yang berjasa besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pendidikan keagamaan. Kami, pemuda Sukabumi, merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mengabadikan nama besar beliau melalui pembangunan tugu pahlawan,” ujar Kang Aun, pada Senin (10/11).
Simbol Perjuangan dan Identitas Kota
Menurut Kang Aun, keberadaan tugu tersebut tidak hanya akan menjadi simbol penghormatan, tetapi juga pusat edukasi sejarah dan kebanggaan daerah. Ia membayangkan tugu itu berdiri megah di pusat kota menjadi ruang publik yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna perjuangan.
“Tugu ini bisa menjadi tempat refleksi bagi generasi muda, sekaligus destinasi wisata sejarah dan religi. Kita ingin masyarakat tahu, dari kota ini lahir seorang tokoh besar yang ikut memperjuangkan kemerdekaan,” tambahnya.
Sebagai Ketua Perbasi Kota Sukabumi, Kang Aun juga menilai tugu tersebut berpotensi memperkuat citra Sukabumi sebagai kota dengan nilai keulamaan dan nasionalisme yang berpadu.
Ajakan untuk Pemerintah dan Masyarakat
KNPI berharap Pemerintah Kota Sukabumi dapat menindaklanjuti usulan tersebut secara konkret melalui kajian teknis dan penentuan lokasi strategis.
Tak hanya itu, mereka juga membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat agar proyek ini menjadi simbol kebersamaan lintas generasi.
“Semangat kepemudaan yang diwariskan KH Ahmad Sanusi harus terus dijaga. Beliau memberi teladan bahwa perjuangan tidak berhenti setelah kemerdekaan, tapi harus diteruskan dalam bentuk kerja nyata membangun masyarakat,” ungkap Kang Aun.
Pendidikan Nilai Kepahlawanan
Sebagai tindak lanjut, KNPI Kota Sukabumi juga berencana mengadakan program “KNPI Goes to School”, yaitu kegiatan literasi sejarah kepahlawanan di berbagai sekolah.
Melalui kegiatan ini, para pelajar akan diajak mengenal lebih dalam sosok KH Ahmad Sanusi bukan hanya sebagai pahlawan nasional, tetapi juga figur pendidik yang menginspirasi.
“Kami ingin semangat KH Ahmad Sanusi terus hidup di dada pemuda Sukabumi. Beliau adalah ulama, pendidik, sekaligus nasionalis sejati. Tugu ini nanti bukan sekadar monumen, tetapi pengingat bagi kita untuk terus meneladani perjuangan beliau,” tegasnya.
Menyemai Semangat dari Tanah Sukabumi
Bagi KNPI, pembangunan Tugu Pahlawan KH Ahmad Sanusi bukan hanya proyek fisik, melainkan gerakan moral dan kultural. Gerakan yang mengingatkan masyarakat Sukabumi bahwa kemajuan masa kini tak lepas dari perjuangan masa lalu.
Ketika tugu pahlawan itu nanti berdiri, ia bukan sekadar batu dan logam, melainkan lambang dari nilai luhur yang tak lekang oleh waktu, sebuah pengingat bahwa dari Sukabumi pernah lahir pahlawan yang cahaya perjuangannya tak pernah padam. (Kio).









