Penjelasan Kadisdikbud Kota Sukabumi Soal Isu Titip-Menitip Siswa dalam SPMB hingga Sanksi

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat. Foto: Nuria Ariawan.

Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat. Foto: Nuria Ariawan.

LITERASI MEDIA – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, angkat bicara terkait isu dugaan titip-menitip calon siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di tingkat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).

Ia menegaskan, apabila memang terjadi dugaan titip-menitip calon siswa dalam SPMB di jenjang pendidikan maka tentu ada konsekuensinya, yakni calon siswa tersebut akan digugurkan. Termasuk bagi pihak penyelenggara yang akan dikenakan sanksi administratif.

Baca Juga :  Masjid Al-Walidain di Panyindangan Padabeunghar Jampang Tengah Kini Bisa Digunakan

“Maka konsekuensi utama tentu saja adanya sanksi, gagal atau gugur. Dan tentunya nanti ada juga sanksi administratif yang akan berlaku, baik itu untuk penyelanggara maupun sekolah kalau memang itu bisa dibuktikan,” kata punjul, kepada literasimedia.com, Rabu (2/7).

Hingga saat ini, lanjut dia, pihaknya telah melaksanakan SPMB 2024 yang di dalamnya ada empat jalur. Tahap pertama yaitu melalui jalur afirmasi, kemudian mutasi, dan prestasi. Lalu terakhir yaitu jalur domisili yang dilakukan secara online guna transparansi.

Baca Juga :  Peringatan Hardiknas 2025 di Kota Sukabumi, Ayep Zaki: Komitmen Membangun Pendidikan Berkualitas dan Berkarakter

“Sehingga tidak ada diskriminasi ataupun secara transparan bisa dilihat langsung oleh masyarakat. Kita berharap bahwa isu-isu titipan dan lain sebagainya bisa diminimalisir, tapi memang kalau kita kenal ada margin error seperti itu mungkin saja terjadi,” pungkasnya. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru