Peringati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117, IDI Fokus Tuntaskan Stunting di Cibeureum

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat menghadiri puncak peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117, di Lapang Merdeka, pada Sabtu (11/10).

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat menghadiri puncak peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117, di Lapang Merdeka, pada Sabtu (11/10).

LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menghadiri puncak peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117 yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Lapang Merdeka, pada Sabtu (11/10).

Dalam kesempatan tersebut, Ayep Zaki mengapresiasi komitmen IDI yang berperan aktif membantu Pemerintah Kota Sukabumi dalam mengatasi permasalahan stunting, khususnya di Kecamatan Cibeureum yang menjadi fokus penanganan.

“Kita menargetkan angka stunting di Kota Sukabumi bisa turun hingga 0 persen. Ada dua jenis stunting, yakni yang disebabkan kekurangan gizi dan yang dipengaruhi penyakit bawaan seperti jantung atau paru. Penanganannya tentu berbeda dan IDI memiliki peran penting dalam hal ini,” ujar Ayep Zaki.

Ayep Zaki juga menyoroti momen menarik dalam kegiatan tersebut, yakni adanya ‘Wisuda Stunting’, di mana anak-anak yang telah dinyatakan pulih dari kondisi stunting diberikan apresiasi.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi dan Dirut BJB Bahas Penguatan Sinergi untuk Kemajuan Daerah

“Artinya, anak-anak ini sudah tidak stunting lagi. Ini bukti nyata hasil kerja bersama. Saya berharap IDI tetap solid dan terus berkolaborasi dengan Pemkot untuk menyehatkan masyarakat, sekaligus membangun budaya sosial yang positif di Kota Sukabumi,” tambahnya.

Selain itu, Ayep Zaki juga berpesan agar seluruh elemen masyarakat menjaga kekompakan, saling mendukung, dan meninggalkan sikap saling menjatuhkan.

“Mari kita saling membangun. Semua orang pasti pernah berbuat salah, tapi jangan saling menyalahkan. Fokuslah pada perbaikan dan kebersamaan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117, dr. Hendi Kurniawan, menjelaskan kegiatan tahun ini merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya sekaligus menjadi awal untuk program baru.

Menurutnya, tahun lalu IDI Sukabumi telah melakukan pendataan dan pendampingan terhadap 104 anak penderita stunting di Kecamatan Cibeureum. Setiap bulan, anak-anak tersebut mendapat asupan gizi tambahan dan pemantauan kesehatan oleh tim dokter spesialis anak.

Baca Juga :  Modus Event Palsu, Pria di Sukabumi Tipu Ratusan Peserta ‘Kids Star Casting 2026'

“Alhamdulillah, dari 104 anak itu, kini 26 anak dinyatakan lulus dari stunting, dan hari ini kita adakan wisuda sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan tersebut,” ujar Hendi.

Selain program penanganan stunting, tahun ini IDI juga memulai kegiatan skrining penyakit tidak menular seperti kanker payudara, kanker leher rahim, dan kanker prostat dengan menghadirkan layanan USG keliling.

Tak hanya itu, kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan oleh dokter umum dan spesialis juga digelar untuk masyarakat yang datang ke lokasi acara. Untuk menambah semarak perayaan, turut digelar fashion show anak-anak yang melibatkan warga sekitar.

“Kami berharap kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia ini terus berkelanjutan setiap tahun dan menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kesehatan masyarakat Kota Sukabumi,” tutup Hendi. (Kio)

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru