Respon Ketua DPRD Kota Sukabumi Soal Dana Pusat Terancam Dipangkas Rp159 Miliar

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi menyoroti potensi pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp159 miliar yang dapat berdampak signifikan terhadap pembangunan daerah.

Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menyatakan bahwa DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan segera merumuskan langkah antisipatif agar program prioritas tetap berjalan di tengah tekanan fiskal.

“Kalau pemotongan benar terjadi, efisiensi dan refocusing pasti dilakukan di masing-masing OPD,” ujar Wawan, belum lama ini.

Ia menegaskan, pembahasan APBD 2026 yang dimulai awal November akan difokuskan pada menjaga keseimbangan fiskal tanpa mengorbankan sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

Baca Juga :  Kurun 1 Bulan, Polres Sukabumi Kota Berhasil Ungkap Sejumlah Kasus, Berikut Rinciannya!

Menurut politisi PKS itu, potensi pengurangan TKD harus dijadikan momentum untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. Ia menilai ketergantungan terhadap dana pusat masih tinggi, sehingga perlu inovasi dalam menggali potensi lokal. “Ini tantangan agar pemerintah daerah lebih kreatif mencari sumber pemasukan baru,” paparnya.

Wawan juga menekankan pentingnya soliditas antara eksekutif dan legislatif dalam menghadapi tantangan keuangan. Ia berharap kerja sama yang harmonis dapat menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. “Jangan gaduh, harus tetap utuh sebagai satu kesatuan,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Kota Sukabumi Targetkan APBD Perubahan 2026 Segera Rampung

DPRD Kota Sukabumi, lanjutnya, akan memperkuat fungsi pengawasan agar anggaran yang terbatas digunakan secara maksimal dan berdampak langsung bagi masyarakat. “Fokus kami adalah efektivitas setiap rupiah anggaran,” ucapnya.

Menutup pernyataannya, Wawan optimistis Kota Sukabumi mampu menghadapi tekanan fiskal dengan semangat kolaboratif. “Kalau semua pihak saling menguatkan dan berpikir solutif, saya yakin Sukabumi bisa tumbuh lebih mandiri dan berdaya saing,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru