RSUD R. Syamsudin SH Kini Terapkan Validasi Wajah untuk Peserta BPJS Kesehatan

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi validasi wajah untuk peserta BPJS Kesehatan yang kini sudah diterapkan RSUD R. Syamsudin SH. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi validasi wajah untuk peserta BPJS Kesehatan yang kini sudah diterapkan RSUD R. Syamsudin SH. (Foto: Istimewa)

LITERASI MEDIA – UOBK RSUD R. Syamsudin, SH mulai menerapkan sistem validasi biometrik rekam wajah atau Face Recognition System (FRISTA) bagi peserta BPJS Kesehatan.

Kebijakan tersebut resmi diberlakukan sejak 2 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan akurasi data dan kualitas pelayanan kesehatan.

Direktur RSUD R. Syamsudin, SH, Yanyan Rusyandi, menjelaskan bahwa FRISTA merupakan teknologi pengenalan wajah yang digunakan untuk memverifikasi identitas peserta BPJS Kesehatan saat mengakses layanan di rumah sakit.

Menurutnya, penerapan sistem ini bertujuan untuk memastikan identitas peserta yang berobat sesuai dengan data yang terdaftar, sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan kartu BPJS oleh pihak yang tidak berhak.

Baca Juga :  Dua Target Operasi Antik Lodaya Ditangkap di Sukabumi, Polisi Sita 27,51 Gram Sabu

“Implementasi FRISTA dilakukan untuk memastikan identitas peserta valid, mencegah penyalahgunaan kartu BPJS, serta mendukung pelayanan kesehatan yang tepat sasaran,” ujar Yanyan, kepada literasimedia.com, Kamis (4/6).

Dalam pelaksanaannya, peserta BPJS Kesehatan yang datang ke RSUD R. Syamsudin SH diwajibkan menjalani proses pemindaian wajah saat pendaftaran.

Selain itu, pasien juga harus membawa dokumen identitas asli berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), serta mengikuti arahan petugas pelayanan.

Pihak RSUD R. Syamsudin SH memastikan bahwa proses validasi biometrik dilakukan untuk mendukung efektivitas pelayanan dan meningkatkan keamanan sistem administrasi peserta BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Hadiri Manasik Umrah dan Tabligh Akbar

“Apabila dalam proses verifikasi wajah ditemukan kendala teknis atau data tidak dapat terbaca, nanti petugas akan menerapkan prosedur alternatif sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar pelayanan kepada pasien tetap dapat berjalan,” tandasnya.

Melalui penerapan teknologi FRISTA ini, RSUD R. Syamsudin SH berharap proses verifikasi peserta BPJS Kesehatan menjadi lebih akurat, transparan, dan mampu mendukung pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru