Sukseskan KONGRES ke-XXII, DPC GMNI Sukabumi Raya: Bersatu Lawan Penjajahan Gaya Baru

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPC GMNI Sukabumi Raya. Foto: Istimewa.

DPC GMNI Sukabumi Raya. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kembali menyalakan api perjuangan dalam Kongres Kedaulatan Bangsa ke-XXII yang digelar di Bandung, kota tempat lahirnya ideologi Marhaenisme.

Mengusung tema “Bersatu, Lawan Penjajahan Gaya Baru”, kongres ini menjadi panggilan ideologis bagi seluruh kader GMNI untuk bersatu, memperkuat barisan, dan melancarkan perlawanan terhadap berbagai bentuk penindasan yang membelenggu bangsa Indonesia hari ini.

Bagi GMNI, perjuangan belum selesai. Marhaenisme, yang digali langsung dari realitas kaum tertindas oleh Bung Karno muda di tanah Pasundan bukan sekadar warisan sejarah, melainkan ideologi pembebasan yang terus relevan untuk menjawab tantangan zaman.

Di tengah dominasi kapitalisme global, korporatisasi sumber daya alam, dan kooptasi kekuasaan oleh oligarki, GMNI berdiri di garda depan membela kaum miskin kota, petani, nelayan, buruh, serta seluruh rakyat marhaen yang terpinggirkan.

DPC GMNI Sukabumi Raya menegaskan bahwa kongres ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi titik konsolidasi kekuatan progresif nasional, tempat berkumpulnya ribuan kader dari berbagai daerah untuk menyusun strategi perjuangan ideologis ke depan.

Baca Juga :  Sampah Menggunung di Brawijaya Viral, Lurah Gunungpuyuh Libatkan Linmas untuk Jaga Lokasi

Dalam momentum ini, GMNI menggagas berbagai langkah nyata untuk menghidupkan kembali semangat revolusioner Marhaenisme di segala lini kehidupan rakyat:

Revitalisasi Ideologi: Menghidupkan kembali Kelas Marhaen sebagai ruang pendidikan politik rakyat.

Ekonomi Kerakyatan: Pendirian Desa Binaan Marhaen, pengembangan koperasi, dan pendampingan UMKM berbasis digital.

Kebudayaan Progresif: Menginisiasi Festival Marhaen, Sanggar Seni Rakyat, serta produksi buku, film dokumenter, dan jurnal perjuangan.

Kritik Politik: Mendorong lahirnya Forum Marhaen Muda sebagai ruang kaderisasi pemimpin yang berideologi kuat dan berpihak kepada rakyat.

Lingkungan Hidup: Membangun Gerakan Tani Marhaen Hijau, kampanye reforma agraria, dan advokasi hak masyarakat adat.

Teknologi Ideologis: Mendirikan Platform Digital Marhaen sebagai alat konsolidasi, propaganda, dan pusat data kader nasional.

Baca Juga :  GMNI Soroti Krisis Multidimensi, Desak Pemerintah Evaluasi Program Prioritas Nasional

Wakabid Organisasi DPC GMNI Sukabumi Raya, Sultan Akbar, menyampaikan bahwa di tengah hegemoni informasi dan serbuan budaya konsumerisme, GMNI menyerukan pentingnya melawan penjajahan gaya baru dalam bentuk baru, diantaranya ketimpangan digital, eksploitasi lingkungan, pembusukan nilai kebangsaan, serta kooptasi demokrasi oleh elite politik dan korporasi.

“GMNI akan terus menjadi oposisi ideologis yang berpihak pada rakyat kecil, bukan alat legitimasi kekuasaan,” tegas Sultan, dalam keterangan resminya, pada Senin (14/7).

DPC GMNI Sukabumi Raya mengajak ke depan agar GMNI harus terus bergerak membawa obor Marhaenisme, memperjuangkan rakyat tertindas, membangun ekonomi kerakyatan, memajukan kebudayaan nasional, serta melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang setia pada cita-cita proklamasi.

“Kongres GMNI di Bandung hari ini menjadi penanda tekad kolektif para kader untuk menjaga nyala Marhaenisme dan memastikan Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur,” tukasnya. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru