Tanpa Aksi Unjuk Rasa, May Day di Sukabumi Hadirkan Kegiatan Kebersamaan

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat. Foto: Istimewa

Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat. Foto: Istimewa

LITERASI MEDIA – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Sukabumi tahun ini dipastikan akan digelar dengan konsep berbeda. Pemerintah bersama para pemangku kepentingan ketenagakerjaan sepakat mengisi momentum tersebut dengan kegiatan positif dan produktif, tanpa aksi demonstrasi.

Hal itu disampaikan dalam rangkaian persiapan yang telah dilakukan melalui sejumlah rapat bersama serikat pekerja, dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serta berbagai stakeholder ketenagakerjaan lainnya.

“Alhamdulillah persiapan sudah kita lakukan bersama kepanitiaan kegiatan, yaitu serikat buruh dan Apindo, sedangkan kami hanya sebagai fasilitator. Banyak pihak yang berkontribusi dan berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, kepada literasimedia.com, Senin (27/4).

Baca Juga :  Kota Sukabumi Perkuat Transformasi Digital Melalui Tanda Tangan Elektronik Bersertifikat

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur serta panitia yang akan terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Rencananya, peringatan May Day akan dipusatkan di Taman Selabintana dengan berbagai agenda yang bersifat kebersamaan.

Konsep kegiatan yang diusung lebih mengarah pada silaturahmi antar pekerja dari berbagai perusahaan, sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara pekerja dan pemangku kepentingan lainnya.

“Insya Allah kita akan buat semacam perayaan kebersamaan tenaga kerja. Dari berbagai perusahaan kita kumpulkan, kita silaturahmi dan berbagi rasa,” jelasnya.

Terkait identitas May Day yang kerap diwarnai aksi demonstrasi, pihaknya menegaskan bahwa tahun ini seluruh pihak telah sepakat untuk tidak menggelar aksi unjuk rasa. Sebagai gantinya, kegiatan difokuskan pada upaya membangun dunia ketenagakerjaan yang lebih baik.

Baca Juga :  Menginap Semalam, Berakhir Maut! Polisi Ungkap Kronologi Kematian Perempuan di Hotel Sukabumi

“Kita sepakat tidak melakukan demo, tetapi mengisinya dengan kegiatan positif dan produktif demi kemajuan dan kesejahteraan tenaga kerja di Kota Sukabumi,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh pekerja untuk menjadikan May Day sebagai momentum refleksi dan penguatan solidaritas, serta mendorong peningkatan kesejahteraan tenaga kerja ke depan.

“Mari kita rayakan May Day dengan hal positif yang memberi makna, untuk kemajuan dunia kerja dan kesejahteraan tenaga kerja yang lebih baik,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru