LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus mengintensifkan upaya penurunan angka prevalensi stunting, salah satunya melalui penyaluran program GENTING (Gerakan Nutrisi Telur untuk Keluarga Berisiko Stunting).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi sebagai bentuk intervensi gizi bagi keluarga berisiko stunting, salah satunya di Kecamatan Cibeureum.
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (P2M) Bappeda Kota Sukabumi, Nenden Eviyanti, mengatakan pelaksanaan kegiatan Inovasi GENTING merupakan bagian dari strategi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.
“Belum lama ini, kegiatan GENTING telah dilaksanakan di Kecamatan Cibeureum sebagai langkah konkrit intervensi gizi kepada keluarga berisiko stunting,” ujarnya kepada awak media, pada Kamis (5/2).
Menurut Nenden, kegiatan ini berfokus untuk meningkatkan asupan nutrisi keluarga berisiko stunting melalui pemberian protein hewani, khususnya telu. Langkah ini dinilai efektif dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah terjadinya new stunting.
“GENTING menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang terencana dan berkelanjutan,” jelasnya.
Selain peningkatan pemenuhan gizi, pelaksanaan Program GENTING juga bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor. Program ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kecamatan, tenaga kesehatan, KUA, hingga masyarakat, guna membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pencegahan stunting. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat capaian target penurunan stunting di Kota Sukabumi.
“Melalui program GENTING, kami berharap dapat mempercepat penurunan angka stunting yang saat ini menjadi salah satu prioritas pembangunan Kota Sukabumi ke depan, sekaligus menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” pungkasnya.









