LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyatakan energi dan idealisme anak muda merupakan motor penggerak utama dalam kemajuan sebuah kota. Hal tersebut disampaikannya saat bersilaturahmi sekaligus berbuka puasa bersama keluarga besar Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Sukabumi di sekretariat MPC, pada Minggu (15/3).
Dalam kesempatan tersebut, H. Ayep Zaki menilai momen kebersamaan di bulan Ramadan ini menjadi ruang yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan visi dalam pembangunan Kota Sukabumi ke depan.
“Energi dan idealisme anak muda adalah motor penggerak utama kemajuan sebuah kota. Momen kebersamaan di bulan Ramadan ini menjadi wadah yang sangat baik untuk menyatukan visi pembangunan kita ke depan,” ujarnya.
Dampingi Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi, Melan Maulana, dan dihadapan para kader, Wali Kota juga menitipkan pesan agar para pemuda mengambil peran aktif dalam pembangunan dan tidak hanya berhenti pada idealisme semata.
“Pemuda harus mengambil peran aktif. Mari kita ubah idealisme menjadi karya nyata di tengah masyarakat. Kita butuh kreativitas, jiwa sosial yang tinggi, dan semangat gotong royong untuk mewujudkan Kota Sukabumi yang inovatif, mandiri, agamis, dan nasionalis,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari keluarga besar Pemuda Pancasila Kota Sukabumi serta berharap organisasi kepemudaan tersebut terus berkontribusi bagi masyarakat. “Terima kasih atas sambutan hangatnya. Teruslah mengabdi dan membawa manfaat bagi wargi Sukabumi,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi, Hendi Wiryadi Comen, menjelaskan kegiatan iftar Ramadan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial bagi masyarakat.
Diantaranya pemeriksaan kesehatan gratis serta pelayanan terpadu bagi bayi, balita, ibu hamil, dan remaja. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan konsultasi hukum gratis yang meliputi perkara pidana, perdata, pinjaman online (pinjol), warisan, perceraian, hingga persoalan hukum lainnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan sesi Panci Hypno Therapy yang dipandu oleh Debby Silvia Ayistien, seorang Hypno Motivation Emotional Healing Terapist sekaligus Founder Ruang Bercerita. Acara semakin semarak dengan penampilan qosidah dari Srikandi, dilanjutkan tausyiah Ramadan, dan ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta kaum jompo.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran organisasi kepemudaan dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Sukabumi, khususnya di bulan suci Ramadan. (ist)









