DPUTR Kota Sukabumi Pastikan Pembangunan Jembatan Amblas di Jalan Kopeng Segera Tuntas

- Penulis

Kamis, 12 Juni 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto. Foto: Dok. Literasimedia.com.

Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto. Foto: Dok. Literasimedia.com.

LITERASI MEDIA – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, saat ini tengah melakukan pembangunan jembatan yang mengalami amblas, di Jalan Kopeng, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh. Pembangunan jembatan menggunakan anggaran dari Biaya Tidak Terduga (BTT) tahun 2025.

Kepala DPUTR Kota Sukabumi, Sony Hermanto, mengatakan pembangunan jembatan di Jalan Kopeng itu masuk dalam kondisi kedaruratan. Maka dari itu, dilakukan mekanisme pembiayaan kedaruratan melalui pembiayaan dari BTT tahun 2025 dengan anggaran kurang lebih Rp 1,2 miliar.

“Nah penanganannya jadi harus dipercepat, karena mengingat bahwa akses tersebut akses jalan hidup. Dan sampai dengan hari ini pengerjaannya sudah mencapai kurang lebih 12 persen, ya mudah-mudahan kita bisa laksanakan dengan cepat ya pengerjaannya ya.” ujar Sony kepada literasimedia.com, pada Kamis (12/6).

Baca Juga :  Dulu Penuh Sampah dan PKL, Kini Lapang Merdeka Kota Sukabumi Berubah Total

Ia menegaskan, bahwa Jembatan Kopeng itu tidak dilakukan perbaikan, namun dilakukan dibuatkan kembali. Pasalnya, pondasi jembatan pada jaman Belanda itu sudah tidak bisa perbaiki kembali.

“Ya pada intinya, ini membuat jembatan baru aja. Jadi menggunakan abutmen, kemudian bentangan WF (Wide Flange), lalu dibuatlah jembatan baru. Sedangkan yang jembatan yang peninggalan Belandanya itu sudah hancur, sudah tidak bisa dipakai,” terang Sony.

Baca Juga :  Tanpa Aksi Unjuk Rasa, May Day di Sukabumi Hadirkan Kegiatan Kebersamaan

Terkait kendala dilapangan, sambung Sony, diantaranya petugas terlebih dahulu harus membersihkan material-material seperti bangunan hingga longsoran tanah. Hal itu dilakukan guna mempercepat proses pembangunan jembatan.

“Jadi pengerjaannya itu tidak langsung membuat jembatan, tetapi harus di clear kan terlebih dahulu, baru dibuatlah jembatan,” pungkasnya.

Diketahui, peristiwa jembatan amblas ini terjadi pada Jumat (23/5) sekira pukul 17.00 WIB, saat hujan lebat mengguyur kawasan tersebut. Akibatnya, sebagian badan jalan amblas dan kini tidak dapat dilalui kendaraan. (***)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN
AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru
Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah
Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif
Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?
Polisi Periksa Mantan Legislator Sukabumi, Dugaan Penipuan dan Penggelapan Diselidiki
Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Mulai Berdiri, DPUTR Pastikan Proyek On Track
Disdikbud Kota Sukabumi Minta Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ Imbas Abu Vulkanik
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:29 WIB

Dari Disiplin hingga Judi Online, Ini Pesan Kepala Diskominfo Kota Sukabumi kepada ASN

Rabu, 9 September 2026 - 16:12 WIB

AIDS, TBC, dan Malaria Jadi Perhatian, Dinkes Kota Sukabumi Siapkan Strategi Baru

Selasa, 8 September 2026 - 21:05 WIB

Kota Sukabumi Sukses Tekan Inflasi Agustus hingga Masuk 10 Besar Inflasi Terendah

Selasa, 8 September 2026 - 16:22 WIB

Sambut HUT ke-106, RSUD R. Syamsudin SH Tawarkan Promo Layanan Terapi Regeneratif

Senin, 7 September 2026 - 19:07 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak 2025, Kenapa Mantan Legislator Sukabumi Baru Jadi Tersangka?

Berita Terbaru