LITERASI MEDIA – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, turut hadir dalam kegiatan Manasik Umrah dan Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh PT Taupiq Haromain Taubah, di Masjid Raya Raudhatul Irfan, Jalur Lingkar Selatan.
Kegiatan yang digelar pada Senin (12/4) ini diikuti oleh ratusan peserta, mayoritas ibu-ibu dari wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam mempersiapkan para calon jamaah umrah secara spiritual dan teknis.
Selain dihadiri oleh Wali Kota, acara juga turut dihadiri oleh Direktur PT Taupiq Haromain Taubah, H. Didah Haliman, dan Ketua Panitia, Ima Slamet.
Dalam sambutannya, H. Ayep Zaki memberikan apresiasi atas antusiasme para jamaah. Ia menegaskan bahwa peran seorang ibu sangat vital dalam membentuk karakter anak dan turut berkontribusi terhadap lahirnya generasi yang berkualitas.
“Seorang pemimpin yang baik berasal dari pendidikan awal yang diberikan seorang ibu. Saya bisa berdiri sebagai Wali Kota hari ini berkat doa dan bimbingan ibu saya,” tuturnya di hadapan para peserta manasik.
Lebih lanjut, H. Ayep Zaki membagikan pengalamannya memikul dua amanah besar, yaitu sebagai Wali Kota Sukabumi dan Ketua Partai di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, tanggung jawab tersebut adalah bentuk kepercayaan dari masyarakat yang harus dijalankan sebaik mungkin.
“Impian saya adalah membawa Sukabumi menuju kesejahteraan yang merata. Saya terus berusaha agar Kota dan Kabupaten Sukabumi dapat maju bersama,” ujarnya dengan semangat.
Ia juga menyampaikan harapannya agar para calon jamaah umrah diberi kelancaran selama menjalankan ibadah, serta sekembalinya dapat menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat.
“Semoga ibadahnya diterima dan sepulangnya membawa keberkahan untuk lingkungan masing-masing. Jangan lupa doakan juga agar saya dimudahkan dalam mengabdi untuk Sukabumi,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Ayep Zaki menyampaikan pentingnya membangun daerah dengan meneladani nilai-nilai kepemimpinan Rasulullah SAW yang penuh kejujuran, amanah, dan kasih sayang. Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, tokoh agama, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah.
Untuk mencairkan suasana, Ayep Zaki mengadakan kuis dadakan dengan hadiah langsung yang disambut antusias oleh peserta. Ia juga berbaur dan berfoto bersama jamaah sebagai wujud kedekatan dan apresiasi terhadap masyarakat.
Acara manasik dan tabligh akbar ini menjadi momentum kebersamaan yang sarat makna, tidak hanya sebagai persiapan ibadah umrah, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi antara pemimpin dan warga dalam suasana yang hangat dan penuh keberkahan. (Kio).









