LITERASI MEDIA – Wacana pemekaran wilayah dengan menggabungkan sembilan kecamatan di Dapil 4 Kabupaten Sukabumi ke Kota Sukabumi mulai menuai dukungan publik. Di berbagai wilayah, terutama di Kecamatan Sukabumi, masyarakat memasang spanduk dan baliho sebagai bentuk aspirasi.
Pantauan di lapangan menunjukkan berbagai spanduk dukungan terpajang di lokasi-lokasi strategis, termasuk di depan kantor Kecamatan Sukabumi.
Salah satu spanduk bertuliskan, “Ayeuna Waktuna Selabintana Jadi Kota, Rakyat Ngadukung Pisan Kecamatan Sukabumi Gabung Ja Kota Sukabumi”, yang menyiratkan semangat warga agar wilayah perbatasan ini masuk ke dalam kota.
Yang menarik, spanduk-spanduk tersebut juga menampilkan gambar tokoh politik Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dengan busana khas Sunda, disertai tulisan, “Geura Der Keun Gagasan Bapak Aing !!”.
Tak hanya di Kecamatan Sukabumi, spanduk serupa juga terlihat di Kecamatan Cisaat, Kadudampit, dan Gunungguruh. Meski demikian, warga mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pihak yang memasangnya, karena spanduk dipasang secara diam-diam saat malam hari.
“Kami tidak tahu siapa yang memasangnya, tapi kami mendukung ide Kang Dedi agar Dapil 4 bergabung ke Kota Sukabumi. Daripada menunggu Daerah Otonomi Baru (DOB) yang tidak pasti, lebih baik ini segera diwujudkan,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya, Selasa (27/5) malam.
Menurut warga tersebut, penggabungan wilayah akan mempermudah urusan administratif dan pelayanan publik. Ia juga menyoroti keterbatasan anggaran di tingkat Kabupaten Sukabumi yang selama ini dianggap menjadi penyebab lambatnya pembangunan infrastruktur.
“Jalan rusak bertahun-tahun tak diperbaiki, dampaknya ke ekonomi warga juga terasa. Kami berharap wacana ini jadi kenyataan,” ujarnya.
Masyarakat berharap dukungan dari tokoh seperti Dedi Mulyadi bisa mendorong realisasi penggabungan ini, mengingat sebelumnya ia juga sempat menyampaikan pandangannya di media sosial mengenai pentingnya perluasan wilayah Kota Sukabumi demi kemaslahatan bersama.
Harapan warga semakin besar agar wacana ini tidak hanya sebatas opini publik, namun dapat menjadi solusi konkret bagi peningkatan kesejahteraan dan layanan masyarakat di wilayah Dapil 4 Kabupaten Sukabumi. (Kio).









