Periode Januari-Juni, 131 Kali Bencana Alam Terjadi di Kota Sukabumi

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD bersama warga setempat saat melakukan asesmen TPT Ambruk di Kota Sukabumi, pada beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa.

Petugas BPBD bersama warga setempat saat melakukan asesmen TPT Ambruk di Kota Sukabumi, pada beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Jumlah bencana hidrometeorologi di Kota Sukabumi dari waktu ke waktu terus mengalami kenaikan. Berdasarkan data dari Pusdalops PB BPBD, terdapat 131 kali bencana yang tersebar di 7 tujuh kecamatan. Angka tersebut dihimpun mulai dari Januari-Juni 2025.

Berdasarkan data yang diperoleh, bencana yang mendominasi yakni cuaca ekstrem dengan jumlah 54 kejadian, disusul banjir 51 kali, tanah longsor 14 kali, kebakaran permukiman 9 kali, dan terendah angin topan/beliung 3 kali.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik, mengatakan dampak bencana hidrometeorologi ini menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai lebih kurang Rp 1,4 miliar dengan luas area 2.310 Ha, dan 146 KK terdampak, diantaranya 171 orang terdampak.

Baca Juga :  Dunia Perbankan Berduka, Iman Adinugraha Kenang Sosok Humanis Dirut BJB Yusuf Saadudin

“Bencana yang terjadi mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 1.405.650.000,” ujar Novian, kepada literasimedia.com, saat dihubungi melalui aplikasi perpesanan, Minggu (20/7).

Novian menjelaskan, pada Maret merupakan frekuensi tertinggi yang dilaporkan masyarakat dengan jumlah 39 kejadian bencana, kemudian disusul Mei 37 kali kejadian, April 23 kali kejadian, Januari 22 kali kejadian, Juni 7 kali kejadian, dan Februari 4 kali kejadian.

“Secara aggregate bencana alam seperti cuaca ekstrem, banjir, dan tanah longsor itu paling mendominasi di Kota Sukabumi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dandim 0622 Letkol Inf. Agung Ariwibowo Sebut Kondisi Sosial Sukabumi Kondusif dan Produktif

Khusus pada Juni, tercatat ada 7 kali kejadian. Adapun kebakaran permukiman menjadi bencana yang mendominasi yaitu 4 kali, disusul cuaca ekstrem 2 kali, dan terendah tanah longsor 1 kali. Selain itu juga terdapat 5 orang dan 5 unit bangunan terdampak, dengan taksiran nilai kerugian lebih kurang mencapai Rp 35 juta.

“Jadi pada Juni kami mencatat ada 7 kali kejadian. Bencana pada Juni ini juga mengakibatkan kerugian sebesar Rp 35.000.000 dengan 0,0108 Ha terdampak,” pungkasnya. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota
Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik
Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi
Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih
Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang
Kelurahan Gunung Puyuh Genjot Pendapatan Pajak Lewat Inovasi Mawar Bajak
10 Trofi dan 3 Gelar Beruntun! Persib Resmi Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia
Persib Juara, Flare Menyala di Sukabumi! Euforia Bobotoh Tak Terbendung
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:54 WIB

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota

Senin, 25 Mei 2026 - 23:10 WIB

Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WIB

Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:35 WIB

Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Berita Terbaru