Disporapar Kota Sukabumi Siapkan Terobosan Baru dalam Pengelolaan Aset Wisata Daerah

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi menyiapkan terobosan baru dalam pengelolaan aset wisata daerah. Salah satunya Pemandian Air Panas (PAP) Cikundul, yang rencananya akan dilelang pengelolaannya kepada investor swasta melalui mekanisme beauty contest.

Kepala Disporapar Kota Sukabumi, Rahmat Iskandar, menjelaskan langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan aset daerah yang dinilai belum produktif secara maksimal. Dengan sistem beauty contest, pemerintah akan menyeleksi ketat calon investor sehingga hanya pihak yang paling kompeten dan profesional yang terpilih.

“Prinsipnya, kami tidak sekadar mencari investor, tapi mitra terbaik yang mampu mengelola PAP Cikundul dengan standar tinggi. Seleksi ini transparan, objektif, dan berorientasi pada hasil yang optimal bagi masyarakat maupun daerah,” ujar Rahmat, pada Senin (29/9).

Baca Juga :  May Day 2026 di Sukabumi: Kesejahteraan Pekerja Masih Jadi Sorotan Utama

Dan dalam materi sosialisasi, juga disinggung agar para pengusaha mempersiapkan diri untuk mengajukan penawaran terbaik yang saling menguntungkan, yakni memberikan benefit dan profit tertinggi bagi Pemkot, sekaligus menghadirkan fasilitas dan layanan terbaik untuk pengunjung maupun masyarakat.

Menurutnya, mekanisme beauty contest lazim digunakan dalam proyek besar karena berbeda dengan pelelangan biasa. Melalui sistem ini, pemerintah ingin memastikan kualitas pengelolaan wisata sekaligus kepastian target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tahapan persiapan pun telah dirancang, mulai dari penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan master plan, penilaian aset, hingga penyusunan dokumen administrasi dan koordinasi lintas instansi.

Baca Juga :  DPRD Kota Sukabumi Kawal Ketat Pasar Marema di Jalan Kapten Harun Kabir

Rahmat menambahkan, strategi ini juga menjadi bagian dari upaya menarik investasi swasta maupun asing (Foreign Direct Investment/FDI) agar pembangunan pariwisata tidak membebani APBD.

“Target kami jelas, PAP Cikundul harus menjadi ikon wisata unggulan Kota Sukabumi yang dikelola profesional. Dengan begitu, akan tercipta nilai tambah ekonomi, lapangan kerja baru, dan tentu mendongkrak PAD,” tegasnya.

Ia menilai, momentum ini tepat untuk membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha di tengah persaingan destinasi wisata yang makin ketat.

“Kalau dikelola dengan pola lama, aset bisa terbengkalai. Dengan beauty contest, pemerintah mendapat PAD, masyarakat mendapat manfaat ekonomi, dan wisatawan mendapat pelayanan terbaik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota
Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik
Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi
Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih
Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang
Kelurahan Gunung Puyuh Genjot Pendapatan Pajak Lewat Inovasi Mawar Bajak
10 Trofi dan 3 Gelar Beruntun! Persib Resmi Jadi Legenda Sepak Bola Indonesia
Persib Juara, Flare Menyala di Sukabumi! Euforia Bobotoh Tak Terbendung
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:54 WIB

Puluhan Penerima Manfaat Terima Hewan Qurban dari Polres Sukabumi Kota

Senin, 25 Mei 2026 - 23:10 WIB

Anggaran Program Unggulan Insentif Masyarakat Kota Sukabumi di 2026 Dipastikan Naik

Senin, 25 Mei 2026 - 18:35 WIB

Petugas Gabungan Sita 10.705 Batang Rokok Ilegal di Kota Sukabumi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:35 WIB

Respon Keluhan Warga, Satpol PP Gerebek Kios Penjual Tramadol dan Hexymer di Jalan R.A Kosasih

Senin, 25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Polemik Dana Abadi Rp10 Juta per RT, Agus Samsul Singgung Janji Politik Tak Matang

Berita Terbaru