Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi Tingkatkan Pelayanan IGD PONEK

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Dirut RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Yanyan Rusyandi, saat diwawancarai. Foto: Nuria Ariawan

Plt Dirut RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Yanyan Rusyandi, saat diwawancarai. Foto: Nuria Ariawan

LITERASI MEDIA – RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) melalui IGD Pelayanan Obstetri Neonatoligi Komprehensif (PONEK).

Plt Dirut RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Yanyan Rusyandi, menjelaskan bahwa KIA itu adalah salah satu Program Nasional (Prognas) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang harus dilaksanakan oleh semua fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

“Nah maka kita RSUD R Syammsudin SH melaksanakan salah satu dari Prognas itu, yaitu layanan KIA, maka kami sebagai rumah sakit rujukan kalau di daerah memiliki PONEK, tapi kalau di faskes pertama itu ada PONED (Program Neonatus Terpadu Dasar),” ujar Yanyan, kepada literasimedia.com, pada Senin (4/8).

Baca Juga :  Bangunan Tower XL di Kota Sukabumi Berdiri Tanpa Izin PBG Terancam Disegel

Yanyan menyampaikan, IGD PONEK itu adalah IGD yang mengintegrasikan atau layanan ibu dengan layanan bayi yang terintegrasi secara komprehensif. Selain itu, IGD PONEK ini bukan baru, melainkan sudah lama. Namun demikian RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi memiliki unit yang memang senantiasa mengupdate ilmu pengetahuan.

“Jadi teman-teman bidan disana, Dokter Obgyn disana mempromosikan kembali agar tidak lupa bahwa kita itu punya IGD PONEK, dan itu siaga 24 jam, dan sama juga dengan IGD umum 24 jam,” jelasnya.

Baca Juga :  Dugaan Kebocoran PAD Jadi Sorotan, DPRD Berencana Sidak Pajak Restoran

Dengan adanya IGD PONEK ini, ia berharap, dapat menekan angka kematian ibu dan bayi, dan apa yang ditangani di IGD PONEK itu ada semua kondisi-kondisi kegawatdaruratan pada ibu yang akan melahirkan, seperti halnya ada perdarahan, kejang, atau ada penyakit-penyakit lain yang menyertai proses kehamilan menjelang persalinan.

“Dan tim PONEK kami, bidan dan dokter spesialis Obgyn akan segera menangani untuk penyelesaian kasus masalah ibu dan bayi yang akan melahirkan, sehingga harapannya kematian ibu dan bayi ini dapat ditekan dengan adanya kehadiran PONEK 24 jam,” pungkasnya. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027
International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global
Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong
Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung
HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial
Optimalkan Pajak Air Tanah, BPKPD Kota Sukabumi Kaji Penerapan Water Meter Ultrasonik
DLH Kota Sukabumi Perkuat Pengelolaan Sampah, Edukasi Warga Jadi Fokus Utama
53 Tahun KNPI: Dirintis Bung H. Hamami, Harmoni dalam Estafeta Kepemimpinan Bung Sudar Fauzi
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:44 WIB

Selaraskan Prioritas Pembangunan, Bappeda dan DPRD Kota Sukabumi Bahas KUA-PPAS 2027

Senin, 27 Juli 2026 - 19:59 WIB

International Job Fair 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 5.000 Peluang Kerja Global

Senin, 27 Juli 2026 - 14:40 WIB

Iman Adinugraha Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kasepuhan Cipta Mulya, Ajak Semua Pihak Gotong Royong

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:53 WIB

Lapang Merdeka Sukabumi Kian Tertib, Kehadiran Security Beri Rasa Aman bagi Pengunjung

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:36 WIB

HUT ke-65 IKWI Kota Sukabumi Diisi Aksi Berbagi, Tebarkan Semangat Kepedulian Sosial

Berita Terbaru