299 Hari Memimpin, Presiden Prabowo: Saya Tahu Penyelewengan di Pemerintahan

- Penulis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Presiden Prabowo Subianto mengetahui dugaan penyelewengan di pemerintahan setelah memimpin negara ini selama 299 hari atau sejak 20 Oktober 2024.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat pidato kenegaraan di sidang Tahunan MPR, Jumat (15/8). Setelah menjadi presiden, dia memahami betapa besar tantangan Indonesia termasuk angka penyelewengan di semua level pemerintahan.

“Setelah 299 hari saya memimpin pemerintahan eksekutif saya semakin mengetahui berapa besar tantangan kita, berapa besar penyelewengan yang ada di lingkungan pemerintahan kita. Hal ini tidak baik, tapi harus saya laporkan kepada para wakil-wakil rakyat Indonesia,” ujar Prabowo, dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (16/8).

Baca Juga :  Deretan Kendaraan Mewah Doni Salmanan yang Laku Dilelang Total Rp9,8 M!

Prabowo juga menyoroti konsep pengawasan dalam negara modern sangat diperlukan. Jika sebuah negara tanpa pengawasan berpotensi menjadi negara korup.

Sepanjang sejarah umat manusia, lanjut dia, kekuasaan absolut juga diiringi korup secara absolut.

“Kita paham sejarah umat manusia. Jika ada kekuasaan yang tak diawasi, maka kekuasaan akan menjadi korup. Kekuasaan yang absolut akan jadi korup secara absolut,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Jamkrindo Bukukan Penjaminan Rp214,73 Triliun Sepanjang 2025, Jangkau 4,9 Juta UMKM-K

Ia juga memahami korupsi masih menjadi masalah utama bangsa Indonesia. Menurutnya, perilaku korup bahkan terjadi di sema level institusi bahkan Badan Usaha Milik negara (BUMN).

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan tak ingin membiarkan dan menutupi perilaku korup. Masyarakat Indonesia, katanya, harus tahu fakta tersebut.

“Perilaku korupsi ada di setiap eselon birokrasi kita, ada di setiap institusi dan organisasi pemerintahan, perilaku korup ada di BUMN kita, ada di BUMD kita. Ini bukan fakta yang harus kita tutupi,” tukasnya.

Sumber Berita: CNN Indonesia

Berita Terkait

Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG
DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik
Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN
Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 17 Mei 2026, Hujan Ringan di Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini 16 Mei 2026, Waspada Hujan di Siang Hari!
Kasus Korupsi Chromebook Rp2,18 Triliun, Eks Mendikbudristek Dituntut 18 Tahun Penjara
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:47 WIB

Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:28 WIB

DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:58 WIB

Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:00 WIB

Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup

Senin, 25 Mei 2026 - 09:27 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari

Berita Terbaru