Komisi II DPRD Kota Sukabumi Tegur BPKPD Soal Pergeseran Anggaran Tanpa Koordinasi

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PPP, Muchendra, saat diwawancarai awak media. Foto: Istimewa.

Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PPP, Muchendra, saat diwawancarai awak media. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Komisi II DPRD Kota Sukabumi melayangkan teguran keras kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi. Hal ini menyusul ditemukannya pergeseran anggaran dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 yang dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak legislatif.

Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Muchendra, menilai langkah sepihak tersebut tidak hanya mencederai prinsip transparansi, tetapi juga mengabaikan etika pemerintahan.

“Ini bukan persoalan sah atau tidaknya pergeseran anggaran, tapi soal etika dan penghormatan terhadap lembaga DPRD. BPKPD seharusnya berkoordinasi terlebih dahulu, bukan bertindak sepihak,” tegas Muchendra, pada Selasa (14/10).

Menurutnya, Komisi II menemukan adanya perubahan penggunaan anggaran senilai Rp1,38 miliar, yang semula terdiri dari enam kegiatan dan kemudian digabung menjadi tiga kegiatan utama.

Tiga kegiatan itu meliputi pembangunan Recording Center BPKPD senilai Rp460 juta, rehabilitasi Gedung Sekretariat Pramuka Kota Sukabumi senilai Rp460 juta, serta rehabilitasi Gedung Pengarsipan Cikujang senilai Rp460 juta.

Baca Juga :  Wali Kota Sukabumi Lantik 24 Pejabat, Perkuat Birokrasi Berbasis Merit dan AI

Perubahan tersebut, lanjut Muchendra, dilakukan oleh BPKPD dengan dasar hukum Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang perubahan kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018 terkait pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Secara administratif memang diperbolehkan karena tidak menambah anggaran, hanya pergeseran dari kegiatan yang belum bisa dilaksanakan di anggaran murni. Tapi kembali lagi, ini soal komunikasi dan penghormatan terhadap fungsi legislatif,” ujarnya.

Muchendra menegaskan, DPRD seharusnya menjadi pihak yang diberi tahu setiap kali ada perubahan kebijakan anggaran, apalagi jika menyangkut kegiatan strategis daerah. Ia mengaku selama ini Komisi II tidak pernah menerima pemberitahuan resmi dari BPKPD mengenai pergeseran anggaran tersebut.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Sukabumi: Hari Kesaktian Pancasila Jadi Momentum Perkuat Persatuan

“Kalau pun tidak ke Komisi II, setidaknya ke Ketua DPRD. Ini menyangkut pelaksanaan APBD yang telah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif,” tuturnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga menilai pola komunikasi seperti ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman antar lembaga pemerintahan.

Ia meminta agar ke depan, setiap pergeseran atau revisi anggaran dikonsultasikan lebih dulu dengan DPRD.

“Kami sudah menyampaikan langsung kepada Kepala BPKPD agar tidak mengulangi hal serupa. Semua pergeseran anggaran harus dikomunikasikan. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari etika pemerintahan dan akuntabilitas publik,” tegasnya.

Muchendra menutup pernyataannya dengan mengingatkan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif agar pengelolaan keuangan daerah berjalan transparan, profesional, dan berpihak kepada masyarakat.

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru