Biaya Pemulihan Bencana Sumatra Capai Rp59,25 Triliun, Ini Kata Mendagri Tito

- Penulis

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri, Tito Karnavian. Foto: Istimewa.

Mendagri, Tito Karnavian. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, memperkirakan anggaran pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor di Sumatra mencapai Rp59,25 triliun.

Dari keseluruhan estimasi anggaran itu, Aceh jadi provinsi yang paling banyak membutuhkan dana yang mencapai Rp33,75 triliun.

Kemudian, Sumatra Barat yang diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp13,5 triliun dan Sumatra Utara memerlukan sekitar Rp12 triliun.

“Untuk pemulihan nanti sampai dengan selesai, diperlukan anggaran lebih kurang Rp59,25 triliun. Masing-masing Rp33,75 triliun untuk Aceh, Rp13,5 triliun untuk Sumatra Barat, dan Rp12 triliun untuk Sumatra Utara,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI dengan K/L dan Kepala Daerah Terdampak di Banda Aceh, dikutip dari CNN Indonesia, pada Selasa (30/12).

Baca Juga :  9 Februari Memperingati Haru Pers Nasional, Begini Sejarah Singkat dan perannya di Indonesia!

Tito menyampaikan komponen dalam estimasi dana itu akan digunakan untuk memperbaiki sejumlah fasilitas strategis yang rusak imbas bencana.

Ia mencontohkan beberapa di antaranya ialah pembangunan kembali atau revitalisasi kantor desa yang rusak, fasilitas kesehatan, hingga pembangunan jembatan.

“Yang itu mungkin dikeroyok oleh seluruh K/L,” ucapnya.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Pembangunan 166 Hunian Tetap Korban Bencana

Tito menyampaikan bencana banjir dan longsor yang terjadi sejak akhir November lalu itu berdampak pada 52 kabupaten/kota. Ia merinci 18 kab/kota berada di Aceh, 18 kab/kota di Sumut, dan 16 lagi di Sumbar. Ia juga menyampaikan kini sejumlah wilayah terdampak itu juga sudah mulai membaik.

“Tapi ada tujuh yang masih perlu kita concern. Nomor satu adalah Aceh Tamiang. Kemudian Aceh Tengah, Aceh Timur, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Pidie Jaya,” ucapnya.

Sumber Berita: CNN Indonesia

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 17 Mei 2026, Hujan Ringan di Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini 16 Mei 2026, Waspada Hujan di Siang Hari!
Kasus Korupsi Chromebook Rp2,18 Triliun, Eks Mendikbudristek Dituntut 18 Tahun Penjara
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 15 Mei 2026: Sukabumi Potensi Hujan Siang Hari
Bahlil Tegaskan LPG 3 Kg Tetap Stabil, Soroti Permainan Harga di Lapangan
Kabar Duka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
Jika Bisa Bangun Jalan Pakai APBD Rp6 Triliun, Wagub Kalbar Bakal Cium Lutut KDM
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:27 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:29 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 17 Mei 2026, Hujan Ringan di Siang Hari

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:16 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini 16 Mei 2026, Waspada Hujan di Siang Hari!

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kasus Korupsi Chromebook Rp2,18 Triliun, Eks Mendikbudristek Dituntut 18 Tahun Penjara

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:58 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 15 Mei 2026: Sukabumi Potensi Hujan Siang Hari

Berita Terbaru