Respon Ketua DPRD Soal APBD Pemkab Sukabumi Tahun 2026 Berpotensi Turun 700 Miliar

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, memberikan catatan krusial terkait kondisi keuangan daerah saat meninjau pembangunan fasilitas publik di Kecamatan Sagaranten. Di tengah peresmian infrastruktur desa, Budi mengungkapkan adanya tantangan besar dalam postur anggaran tahun 2026.

Budi menjelaskan bahwa terjadi penurunan dana transfer dari pemerintah pusat yang berdampak signifikan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi.

“Tantangan kita di 2026 muncul dari sisi penganggaran. APBD yang awalnya Rp4,8 triliun pada 2025, berkurang karena dana transfer pusat berkurang hampir Rp700 miliar lebih,” ujar Budi, pada Kamis (5/2).

Baca Juga :  Penguatan Irigasi, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Gelar Pelatihan dan Sertifikasi P3A 2025

Menurut Budi, dengan kontraksi anggaran menjadi sekitar Rp4,1 triliun, pemerintah daerah bersama legislatif harus lebih jeli dalam menentukan arah pembangunan. Meski menghadapi tantangan fiskal dan potensi bencana, ia mengapresiasi program-program di Kecamatan Sagaranten yang telah terealisasi pada 2025 dan yang direncanakan untuk 2026.

“Masyarakat perlu mengetahui sejauh mana pemerintah memperhatikan daerah, khususnya di Kecamatan Sagaranten, meskipun di 2026 nanti kita menghadapi berbagai tantangan besar,” tambahnya.

Baca Juga :  Stadion Surya Kencana Disorot Usai Konser, Disporapar Akui PAD Masih Minim

Lebih lanjut, Budi memberikan apresiasi atas rampungnya pembangunan Gedung Serbaguna dan Masjid Al-Insyirah yang diinisiasi oleh Pemdes Sagaranten. Baginya, keberhasilan pembangunan di tingkat desa ini merupakan bukti optimisme pembangunan daerah tetap berjalan meski di tengah keterbatasan anggaran.

“Kita berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat untuk kegiatan olahraga, seni, hingga keagamaan,” pungkasnya.

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru