GPM Digelar di Cibeureum, Pemkot Sukabumi Perkuat Pengendalian Inflasi dan Daya Beli Warga

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menghadiri pelaksanaan kegiatan GPM yang digelar di Kecamatan Cibeureum, Rabu (24/6). (Foto: Istimewa)

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menghadiri pelaksanaan kegiatan GPM yang digelar di Kecamatan Cibeureum, Rabu (24/6). (Foto: Istimewa)

LITERASI MEDIA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memperkuat daya beli masyarakat melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan yang digelar di Kecamatan Cibeureum, Rabu (24/6), merupakan hasil kerja sama Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengatakan GPM bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjadi salah satu langkah pengendalian inflasi daerah.

Menurutnya, inflasi di Kota Sukabumi tidak hanya dipengaruhi sektor pangan, tetapi juga sejumlah komoditas lain seperti rokok, barang elektronik, dan emas. Karena itu, pemerintah mendorong masyarakat untuk semakin memanfaatkan sistem transaksi digital dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menjadi upaya pengendalian inflasi,” ujar Bobby.

Baca Juga :  Tak Main-Main, Wali Kota Sukabumi Siapkan Evaluasi Pejabat Berdasarkan Capaian PAD

Bobby menambahkan, Pemkot Sukabumi berencana memperluas pelaksanaan GPM ke sejumlah wilayah lainnya dalam waktu dekat. Langkah tersebut diharapkan dapat semakin menekan laju inflasi sekaligus menjaga kestabilan harga kebutuhan masyarakat.

Ia juga menyebutkan bahwa kondisi ketahanan pangan di Kota Sukabumi saat ini relatif baik. Bahkan pada 2025, daerah tersebut mencatatkan kondisi deflasi yang menunjukkan stabilitas harga yang cukup terjaga.

Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Yadi Erlangga, menjelaskan bahwa berbagai kebutuhan pokok yang dijual dalam GPM ditawarkan dengan harga di bawah harga pasar. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli di tengah fluktuasi harga pangan.

Menurutnya, kegiatan serupa akan terus diupayakan di berbagai wilayah Kota Sukabumi, terutama pada momen-momen tertentu ketika permintaan bahan pokok meningkat, seperti menjelang bulan Ramadan.

Baca Juga :  Pemkot Sukabumi Salurkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan Modal UMKM

“Mudah-mudahan dengan Gerakan Pangan Murah ini harga dapat lebih terkendali sehingga masyarakat bisa menikmati kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah,” katanya.

Di sisi lain, Camat Cibeureum, Yanwar Ridwan, menyambut baik pelaksanaan GPM di wilayahnya. Ia menilai program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena membantu memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Sangat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan dilaksanakan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru