LITERASI MEDIA – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program prioritas pemerintah daerah yang berfokus pada penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari kerja sama yang kuat antara lembaga legislatif dan eksekutif. Sinergi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat berbagai program pembangunan di Kabupaten Sukabumi yang memiliki wilayah sangat luas di Provinsi Jawa Barat.
Budi menjelaskan bahwa sejumlah program strategis yang dijalankan pemerintah daerah, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pembangunan hunian layak bagi masyarakat, merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
“Program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti perbaikan rumah tidak layak huni dan peningkatan kualitas pendidikan, harus terus kita dukung bersama,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, tingkat kemiskinan di Kabupaten Sukabumi tercatat sebesar 6,41 persen. Angka tersebut menunjukkan adanya kemajuan dari berbagai kebijakan dan program yang diarahkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah daerah adalah pembangunan ratusan unit rumah tidak layak huni melalui Program Sakinah, yang bertujuan menghadirkan hunian yang sehat, layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Meski demikian, Budi menilai persoalan kemiskinan tetap menjadi tantangan yang harus ditangani secara berkelanjutan melalui kerja sama semua pihak.
Ia menegaskan DPRD akan terus mengawal kebijakan anggaran agar benar-benar berpihak pada masyarakat serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.
Selain program bantuan sosial dan pembangunan hunian, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Melalui berbagai program beasiswa, banyak putra-putri daerah yang mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Menurut Budi, investasi di bidang pendidikan merupakan langkah penting untuk memutus rantai kemiskinan sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
“Dengan SDM yang berkualitas, peluang kerja akan semakin terbuka dan pertumbuhan ekonomi daerah dapat meningkat. Itu yang menjadi harapan kita bersama,” pungkasnya. (kio).









