Cari Korban Banjir dan Longsor, Polda Sumut Terjunkan Anjing Pelacak

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anjing pelacak dengan kemampuan deteksi tinggi ini diharapkan mampu menjangkau area-area sulit yang tertutup lumpur tebal atau mengibaskan banjir Sumut. Foto: Istimewa.

Anjing pelacak dengan kemampuan deteksi tinggi ini diharapkan mampu menjangkau area-area sulit yang tertutup lumpur tebal atau mengibaskan banjir Sumut. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Polda Sumatera Utara (Sumut) mengerahkan unit K9 atau anjing pelacak diukur untuk memperkuat operasi pencarian korban banjir bandang dan longsor di Sumut, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, mengatakan tim K9 didatangkan sebagai perbantuan dari Mabes Polri. Anjing pelacak dengan kemampuan deteksi tinggi ini diharapkan mampu menjangkau area-area sulit yang tertutup lumpur tebal atau material yang disembunyikan.

“Tim K9 ini diperbantukan untuk mendukung proses pencarian korban yang masih dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor,” ujar Irjen Pol Whisnu, mengutip CNN Indonesia, pada Selasa (2/12).

Baca Juga :  UPTD PU Ciemas Gerak Cepat Bersihkan Longsor, Akses Pal Tiga Tamanjaya Kembali Normal

Irjen Pol Whisnu memastikan seluruh handler dan K9 berada dalam kondisi siap operasional serta memperoleh dukungan peralatan yang memadai.

“Kecepatan menemukan korban adalah bagian dari menyelamatkan martabat kemanusiaan. Setiap nyawa sangat berharga, dan kita bekerja maksimal dengan semua sumber daya yang ada, termasuk K9,” katanya.

Tak hanya itu, seluruh bantuan untuk korban bencana alam telah dikirimkan ke gudang bantuan logistik di kawasan Bandara Silangit, Tapanuli Utara. Gudang itu menjadi pusat distribusi bantuan terbesar yang menyuplai kebutuhan korban di wilayah Tapteng dan Sibolga.

Baca Juga :  Partai Demokrat Hadir di Tengah Duka Korban Banjir dan Longsor Sukabumi

“Bantuan tersebut berupa bahan makanan, selimut, perlengkapan bayi, air mineral, tenda darurat, hingga obat-obatan. Bantuan ini segera didistribusikan mengingat sejumlah lokasi terdampak masih terlindungi dan sulit dijangkau kendaraan roda empat,” paparnya.

Bantuan di gudang Bandara Silangit akan diberangkatkan secara bertahap menggunakan jalur udara dan darat yang kini sudah mulai terbuka. Kapolda memastikan koordinasi antara TNI-Polri, Pemda, BNPB, dan relawan berjalan terpadu, sehingga tidak ada titik pengungsian yang terabaikan.

“Proses penyaluran bantuan dilakukan secara transparan, prioritas bagi warga yang paling membutuhkan, terutama keluarga yang kehilangan rumah dan harta benda,” tutupnya.

Sumber Berita: CNN Indonesia

Berita Terkait

Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG
DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik
Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN
Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 17 Mei 2026, Hujan Ringan di Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini 16 Mei 2026, Waspada Hujan di Siang Hari!
Kasus Korupsi Chromebook Rp2,18 Triliun, Eks Mendikbudristek Dituntut 18 Tahun Penjara
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:47 WIB

Eks Wakil Kepala BGN ‘Bernyanyi’, Klaim Seret 26 Nama di Kasus Korupsi MBG

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:28 WIB

DPR-Pemerintah Bahas Insentif untuk Warga Buntut Harga Pertamax Naik

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:58 WIB

Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:00 WIB

Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup

Senin, 25 Mei 2026 - 09:27 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari

Berita Terbaru