Inovasi Layanan Pengantaran Pasien Tanpa Keluarga Kini Hadir di RSUD R Syamsudin SH

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – RSUD R. Syamsudin SH kini menghadirkan inovasi layanan pengantaran pasien tanpa keluarga. Hal ini agar memastikan setiap pasien tetap mendapatkan pendampingan, rasa aman, dan perhatian selama menjalani proses perawatan hingga kembali ke lingkungan asalnya.

Kepala Humas RSUD R. Syamsudin SH, Rachmi Santika, S.Kep, Ners, M.Si , menjelaskan layanan tersebut hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien terlantar atau tanpa identitas.

“Di RSUD R. Syamsudin SH, kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Salah satunya melalui layanan pengantaran pasien tanpa keluarga, agar mereka tetap mendapatkan pendampingan dan perhatian yang layak,” ujar Rachmi, pada Senin (6/4).

Ia menuturkan, baru-baru ini pihak rumah sakit menerima seorang pasien tanpa identitas yang diantar anggota Polsek Citamiang. Pasien tersebut sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengamuk dan meresahkan warga di wilayah Citamiang.

Baca Juga :  Bangunan Tower XL di Kota Sukabumi Berdiri Tanpa Izin PBG Terancam Disegel

“Pasien datang tanpa identitas, sehingga kami segera melakukan langkah koordinatif dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan yang tepat, tidak hanya dari sisi medis tetapi juga sosial,” jelas Rachmi.

Pihak RSUD kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Sukabumi dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sukabumi guna melakukan perekaman biometrik. Dari hasil tersebut, akhirnya diketahui identitas pasien bernama Suseno, warga Desa Gunung Masigit, Kabupaten Bandung Barat.

Tidak berhenti sampai di situ, pihak rumah sakit kembali menjalin komunikasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat untuk menelusuri keberadaan keluarga pasien.

Baca Juga :  Pasca Viral Lindungi Pedagang Ditengah Demo Ricuh, Riska Nurutami Diundang Wali Kota Sukabumi

“Setelah data keluarga berhasil kami temukan, kami langsung mengambil langkah cepat dengan mengantarkan Pak Suseno kembali ke keluarganya di Desa Gunung Masigit. Ini menjadi bagian dari tanggung jawab moral kami,” tambahnya.

Rachmi menegaskan, layanan pengantaran pasien tanpa keluarga merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara rumah sakit, dinas kependudukan, dan dinas sosial guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih terintegrasi dan responsif.

“Harapannya, ke depan tidak ada lagi pasien yang merasa sendirian dalam proses pelayanan kesehatan. Kami ingin memastikan setiap pasien, apapun kondisinya, tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan yang layak,” pungkasnya. (Boy)

Berita Terkait

BPKPD: Kas Daerah Kota Sukabumi Hingga 31 Maret 2026 Capai Rp47 Miliar
Wali Kota Sukabumi Tekankan Hal Ini dalam Musrenbang RKPD 2027
RS Bunut Pastikan Pelaku Pembacokan Warga di Gununugguruh Alami Gangguan Jiwa
Lapas Kelas IIB Sukabumi Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Ini Hasilnya!
Perkuat Revisi RTRW Berkelanjutan, Bappeda Kota Sukabumi Susun KLHS
RSUD R Syamsudin SH Jalin Kolaborasi dengan SCCR, Ini Tujuannya!
DPC PKB Kota Sukabumi Gelar Muscab ke-VI, Agus Samsul: Fokus Konsolidasi dan Target Peningkatan Kursi
Pastikan Kenyamanan dan Keselamatan, DPUTR Kota Sukabumi Tangani Jalan Rusak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 13:27 WIB

BPKPD: Kas Daerah Kota Sukabumi Hingga 31 Maret 2026 Capai Rp47 Miliar

Rabu, 8 April 2026 - 12:47 WIB

Wali Kota Sukabumi Tekankan Hal Ini dalam Musrenbang RKPD 2027

Rabu, 8 April 2026 - 12:39 WIB

RS Bunut Pastikan Pelaku Pembacokan Warga di Gununugguruh Alami Gangguan Jiwa

Senin, 6 April 2026 - 14:48 WIB

Lapas Kelas IIB Sukabumi Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Ini Hasilnya!

Senin, 6 April 2026 - 12:52 WIB

Perkuat Revisi RTRW Berkelanjutan, Bappeda Kota Sukabumi Susun KLHS

Berita Terbaru