Jika Bisa Bangun Jalan Pakai APBD Rp6 Triliun, Wagub Kalbar Bakal Cium Lutut KDM

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM. Foto: Istimewa

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM. Foto: Istimewa

LITERASI MEDIA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar), Krisantus Kurniawan, menanggapi ucapan warga di Sepauk, Kabupaten Sintang, yang membandingkan kondisi jalan di Jawa Barat dengan di provinsi tersebut.

Dalam responnya tersebut, dia mengaku akan mencium lutut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM, jika bisa membangun jalan Kalbar dengan APBD yang ada yakni Rp6 triliun.

“Silakan saja, suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalbar. Saya mau lihat, tapi pakai APBD Rp6 triliun bangun Kalbar. Kalau dia bisa, saya cium lututnya,” tegas Krisantus, dikutip dari CNN Indonesia.

Ia mengaku sudah melihat langsung video keluhan warga terkait jalan rusak di Bedayan, SP 3, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang yang ramai di TikTok. Dalam video tersebut, kondisi jalan di Kalbar dibandingkan dengan infrastruktur di Jawa Barat.

“Beberapa waktu lalu saya nonton TikTok, di kampung saya Sepauk. Gencar sekali orang Sepauk. Saya tidak tahu itu orang Sepauk asli atau bukan. Jalan rusak dibandingkan-bandingkan dengan Provinsi Jawa Barat,” kata Krisantus.

Baca Juga :  TEMBUS 12 NEGARA, TEMPE AZAKI RAIH PRIMANIYARTA AWARD 2025

Ia menegaskan perbandingan tersebut tidak sebanding, mengingat perbedaan luas wilayah dan kemampuan anggaran yang jauh berbeda. Menurutnya, Jawa Barat memiliki luas sekitar 43 ribu kilometer persegi dengan APBD mencapai lebih dari Rp30 triliun. Sementara Kalbar memiliki wilayah sekitar 171 ribu kilometer persegi, namun hanya ditopang APBD sekitar Rp6 triliun lebih.

“Dalam video itu, ada yang pinjam Dedi Mulyadi selama tiga bulan. Suruh dia jadi Gubernur Kalbar, tukar kita. Saya mau lihat, kalau bisa bangun Kalbar pakai APBD enam triliun, kucium lututnya,” tegasnya.

Menurut Krisantus, semakin luas wilayah maka semakin besar pula biaya pembangunan infrastruktur yang harus ditanggung pemerintah daerah.

“Semakin luas wilayah, semakin berat biaya pembangunan. Jadi masyarakat jangan sampai gagal paham. Itu sebenarnya yang terjadi,” tambahnya.

Meski begitu, Krisantus memastikan pemerintah tidak tinggal diam. Penanganan jalan rusak di wilayah Sintang, termasuk di Bedayan, disebut sudah mulai dilakukan.

Baca Juga :  Dyah Lyesmaya: Deep Teaching Sang Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Pedagogi Keterampilan Bertanya

Ia mengungkapkan, pemerintah kabupaten telah menurunkan alat dari Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ) untuk melakukan perbaikan di ruas yang viral tersebut.

“Infrastruktur jalan dan jembatan di Sintang memang memiliki kemampuan fiskal yang besar. Tapi pemerintah tidak akan membiarkan diam,” tegasnya.

Sebelumnya, keluhan warga terkait jalan rusak di Bedayan ramai diperbincangkan usai video yang diunggah seorang warga bernama Elisabet viral di media sosial. Dalam video itu, ia bahkan meminta perhatian Gubernur Kalbar Ria Norsan dan menyebut nama Dedi Mulyadi.

“Tolong, lah Kang Dedi. Jalan kami babak belur. Gubernur kami pingsan kayaknya. Gak ada bangun jalan kami,” ucapnya dalam video tersebut.

Unggahan itu kemudian menyebar luas dan memicu beragam reaksi masyarakat, termasuk dari anak-anak di wilayah tersebut yang turut mencerminkan kondisi jalan di daerah mereka. (***)

Berita Terkait

Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN
Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 17 Mei 2026, Hujan Ringan di Siang Hari
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini 16 Mei 2026, Waspada Hujan di Siang Hari!
Kasus Korupsi Chromebook Rp2,18 Triliun, Eks Mendikbudristek Dituntut 18 Tahun Penjara
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 15 Mei 2026: Sukabumi Potensi Hujan Siang Hari
Bahlil Tegaskan LPG 3 Kg Tetap Stabil, Soroti Permainan Harga di Lapangan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:58 WIB

Korupsi Program MBG, Rompi Pink Jadi Akhir Jabatan Tiga Eks Petinggi BGN

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:00 WIB

Menkeu Purbaya Ultimatum Pengusaha Rokok Ilegal: Masuk Jalur Resmi atau Pabrik Ditutup

Senin, 25 Mei 2026 - 09:27 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 25 Mei 2026, Waspada Hujan Lebat Siang Hari

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:29 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 17 Mei 2026, Hujan Ringan di Siang Hari

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:16 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini 16 Mei 2026, Waspada Hujan di Siang Hari!

Berita Terbaru