Sekolah Lapang Gempa Bumi Jadi Upaya Tingkatkan Literasi Kebencanaan di Kota Sukabumi

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LITERASI MEDIA – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, secara resmi membuka kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) Kota Sukabumi Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di SMAN 3 Kota Sukabumi, Selasa (4/8).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Stasiun Geofisika Sukabumi, Direktur Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG, perwakilan BMKG Jawa Barat, Kapolsek Cikole, Kepala SMAN 3, Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, serta peserta dari kalangan pelajar, tenaga pendidik, dan berbagai pemangku kepentingan.

Sekolah Lapang Gempa Bumi Tahun 2026 merupakan program edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai karakteristik gempa bumi serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.

Baca Juga :  Bimtek Inovasi Daerah Digelar, Pemkot Sukabumi Perkuat Tata Kelola Pelayanan Publik

Bobby mengapresiasi BMKG, khususnya Stasiun Geofisika Sukabumi, yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah, lembaga teknis, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam membangun budaya sadar bencana.

Menurutnya, mitigasi bencana harus menjadi perhatian bersama mengingat wilayah Sukabumi termasuk daerah yang memiliki potensi risiko gempa bumi. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan pelatihan dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk melindungi keselamatan warga.

“Mitigasi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Edukasi seperti ini menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penyebarluasan informasi kebencanaan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, di era digital saat ini, materi edukasi perlu dikemas secara kreatif dengan memanfaatkan teknologi informasi dan media sosial agar lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  3 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap, Polres Sukabumi Kota Amankan 36 Gram Sabu

Ia menilai tantangan terbesar dalam mitigasi bencana tidak hanya menyediakan informasi yang akurat, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar mau memahami dan menerapkan langkah-langkah mitigasi, termasuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko bencana.

“Saya mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi dengan serius sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat disebarluaskan kepada keluarga, lingkungan sekolah, tempat kerja, hingga masyarakat luas,” pungkasnya. (Boy)

Editor : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru