Marak PKL di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, Begini Respon dan Upaya Satpol PP

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satpol-PP saat memberikan himbauan kepada PKL yang berjualan di kawasan Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, pada Jumat (1/8) kemarin. Foto: Istimewa.

Petugas Satpol-PP saat memberikan himbauan kepada PKL yang berjualan di kawasan Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, pada Jumat (1/8) kemarin. Foto: Istimewa.

LITERASI MEDIA – Upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi masih menemui banyak kendala, terutama di kawasan Jalan Ahmad Yani yang dikenal padat oleh aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL).

‎Petugas kerap kali harus kucing-kucingan dengan para pedagang yang membandel dan kembali menggelar lapaknya di badan jalan begitu petugas lengah.
‎
‎Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi, Kurnia Rahmandani, menjelaskan bahwa keberadaan PKL di Jalan Ahmad Yani menjadi salah satu titik yang paling sulit ditertibkan.

Meski telah diimbau berulang kali agar tidak berjualan di badan jalan, mereka tetap kembali saat petugas tidak berada di lokasi.
‎
‎”PKL di Ahmad Yani itu bandel-bandel. Sudah diarahkan masuk ke gang-gang sekitar, tapi ketika anggota Satpol PP tidak ada, mereka balik lagi ke badan jalan dan itu menyebabkan kemacetan,” ujar Dani, pada Jumat (1/8) kemarin.
‎
‎Masalah ketertiban tidak hanya datang dari PKL, namun juga dari rendahnya kesadaran berlalu lintas masyarakat. Banyak pengemudi ojek online (Ojol) yang masih menaikkan atau menurunkan penumpang di tempat yang dilarang.

Baca Juga :  AMP Geruduk Kantor BPN Sukabumi, Desak Audit PTSL dan Tindak Oknum Terlibat Mafia Tanah

Hal ini menurutnya menambah beban pengawasan bagi petugas yang jumlahnya terbatas. Sehingga penertiban yang dilakukan petugas seperti tak pernah ada ujungnya.
‎
‎”Kita tidak bisa melakukan patroli setiap jam, menit, dan detik. Karena itu, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) agar kekacauan ini tidak semakin lepas kendali,” jelasnya.
‎
‎Ia menegaskan bahwa semangat penertiban dari pemerintah harus diimbangi dengan kesadaran dari para pedagang dan pengguna jalan agar tercipta situasi kota yang lebih tertib dan nyaman.

Ia menekankan bahwa pemerintah tidak pernah berniat memberangus PKL, melainkan menata dan memberdayakan mereka sesuai amanat Perda Nomor 10 Tahun 2013.
‎
‎”Penataan ini sudah berjalan sejak 2015 melalui berbagai sosialisasi. Pemerintah berpihak, tapi aturan harus ditegakkan. Satpol PP hanya menjalankan fungsi penindakan bila ditemukan pelanggaran, berkoordinasi dengan Dinas Kumindag selaku pemangku otoritas,” terangnya.
‎
‎Tudingan bahwa pemerintah melakukan pembiaran juga ditepis olehnya. Menurut Dani, baik Satpol PP maupun Dishub rutin turun ke lapangan, terutama di titik-titik rawan pelanggaran. ‎Namun, keterbatasan jumlah personel menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan di lapangan.
‎
‎”Setiap regu hanya berjumlah sekitar enam sampai tujuh orang. Kita pakai sistem plotting, dengan menempatkan personel pada jam-jam tertentu mulai dari pagi hingga sore. Di sela waktu istirahat, posisi diisi oleh petugas Polper,” paparnya.
‎
‎Melihat keterbatasan sistem kerja konvensional yang ada, Dani pun menyarankan agar penanganan ketertiban kota ke depan mulai beralih ke sistem digital yang lebih adaptif dan efisien. (Boy)

Penulis : Nuria Ariawan

Berita Terkait

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan
Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya
Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak
110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?
Disdikbud Kota Sukabumi Evaluasi Revitalisasi Sekolah, 11 SD Masih Menunggu Kepastian Bantuan
“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol
Hotel dan Restoran Minim Parkir, DPRD Kota Sukabumi Minta Dishub Bertindak
Yosep Pujianto Targetkan PKB Kota Sukabumi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

TPID Kota Sukabumi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Jaga Harga dan Pasokan Pangan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Sukabumi Kota Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Berikut Sasaran Pelanggarannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Lapas Sukabumi Perkuat Komitmen Pemberantasan Narkoba Lewat Tes Urine Mendadak

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

110 Orang Positif HIV di Sukabumi hingga Oktober, Sejauh Mana Efektivitas Pencegahannya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

“Jaket Boleh Berbeda, Semangat Tetap Satu”, Pesan Kapolres Sukabumi Kota kepada Ojol

Berita Terbaru